Suara.com - Otoritas pertahanan sipil Selandia Baru memerintahkan evakuasi terhadasp warganya yang berada di wilayah pesisir pantai menyusul gempa berkekuatan 7,1 skala richter yang mengguncang wilayah tersebut. Evakuasi dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gelombang tsunami. Padahal, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik memastikan gempa tersebut tak berpotensi tsunami.
Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan 7,1 skala richter mengguncang wilayah pantai Selandia Baru, Jumat (2/9/2016) dini hari.
Pusat gempa berada di 105 mil (169 Km) timur laut wilayah Gisborne dengan kedlaman 19,1 mil (30 Km).
Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa dari otoritas setempat. Badan Nasional Peringatan Tsunami AS mengatakan gempa ini tak berpotensi tsunami, khususnya di wilayah Laut Pasifik dan Kanada.
Informasi serupa juag disampaikan Angkatan Laut Cile yang mengatakan tak ada ancaman tsunami di wilayah negara-negara Amerika Selatan.
Badan geologi AS sebelumnya menyebut gempa berkekuatan 7,2 SR namun dianulir menjadi 7,1 SR. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat