Suara.com - Hari ini rencananya Polda Metro Jaya akan menggelar rekonstruksi terhadap pengeroyok Andrew Budikusuma di Transjakarta, di depan halte Transjakarta Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (3/9/2016).
Menurut pengamatan Suara.com, sebuah bus gandeng Transjakarta berwarna biru telah terparkir di depan Gedung Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Senayan. Tak hanya itu, sejumlah petugas Transjakarta juga telah berada di lokasi untuk menunggu proses jalannya rekonstruksi.
Salah satu saksi yang enggan ingin disebut namanya mengatakan, bus dengan plat nomor B 7543 IX dipakai untuk proses rekonstruksi.
"Saya disuruh kesini sama polisi (rekonstruksi). Ya, busnya memang yang kaya gini saat itu (pemukulan Andrew). Kayanya ini yang dipakai," ujar salah satu saksi di lokasi.
Hingga kini, aparat kepolisian belum melakukan rekonstruksi.
Sebelumnya, Anggota Polda Metro Jaya menangkap lima dari tujuh pengeroyok Andrew Budikusuma di Tambora, Jakarta Barat, Kamis (1/9/2016) dini hari. Andrew dipukuli karena wajahnya mirip Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Transjakarta kawasan JCC.
Kelima orang yang ditangkap yaitu, satu, Dwi Saputra, warga Jalan Duri Bakin, Rt 1, RW 8 Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora. Kedua, Heru Bagas Prasetio alias Hidung, warga Jalan Karendang Utara RT 6, RW 4, Kelurahan Tambora. Tiga, Muhammad Agus alias Aweng, warga Jalan Tambora 3, gang 4, RT 5, RW 6, nomor 7. Empat, Surjan, warga Jalan Duri Bangkit, RT 1, RW 8, nomor 1, Kelurahan Jembatan Besi, Tambora. Dan kelima, Aldi Rizaldi, warga Jalan Duri Bangkit, RT 2, RW 10, Kelurahan Jembatan Besi.
Penangkapan dipimpin oleh Ajun Komisaris Polisi Pius Ponggeng. Kelima orang tersebut ditangkap di rumah masing-masing pada pukul 04.00 WIB.
"Sementara dua orang lagi sampai sekarang masih diburu polisi," kata Kasubdit Resmob AKBP Budi Hermanto.
Selain menangkap, polisi juga mengamankan barang bukti baju yang dikenakan saat melakukan penganiayaan terhadap Andrew.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian:
-
Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel
-
Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP
-
Frustrasi Berujung Darah: Alasan Memilukan Pria di Bojonegoro Habisi Nyawa Sang Ibu
-
Bukan Sekadar Berkarya, Menulis Bisa Bikin Hati dan Pikiran Lebih Lega
-
Emas Melejit hingga Beras Melilit: Menakar Napas Ekonomi Lampung di Akhir 2026
-
Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK
-
BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta
-
Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir
-
Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?