Suara.com - Pemerintah Tanzania mengeluarkan larangan siapapun di negaranya mendukung kaum lesbian, gay, biseksual dan transgender. Larangan itu utamanya ditujukan kepada organisasi non pemerintah atau LSM yang mempromosikan hak-hak LGBT.
LGBT di Tanzania adalah ilegal. LGBT akan dipenjara sampai 30 tahu jika muncul di muka publik.
Wakil menteri kesehatan, masyarakat, pengembangan dan jenis kelamin Tanzania, Hamisi Kigwangala mengatakan pemerintah Tanzania mengambil nilai-nilai tradisional yang serius untuk melindungi warganya dari pengaruh LGBT.
"Saya tidak dapat menyangkal keberadaan orang LGBTI di negara kita dan risiko yang mereka timbulkan dalam penyebaran HIV AIDS," kata Kigwangala.
"Kami masih mengakui dua jenis kelamin tradisional dan tidak ada di antara atau di luar itu. Tanzania tidak memungkinkan kelompok aktivis melakukan kampanye yang mempromosikan homoseksualitas," kata dia lagi.
komentar Kigwangala datang sebulan setelah Komisaris Regional Dar es Salaam Paul Makonda mengumumkan tindakan keras terhadap orang-orang gay di Tanzania.
Negara akan menangkap kaum LGBT dengan cara menacari di media sosial seperti Facebook, Instagram dan Twitter.
Sementara itu Nurdeen Supa, seorang aktivis hak gay menyatakan keprihatinan langkah pemerintah akan melanjutkan diskriminasi terhadap orang LGBTI.
"Mereka hanya menanamkan ketakutan dalam masyarakat rentan yang menjalani hidup mereka tanpa merugikan siapa pun," kata Supa. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani