Suara.com - Pemerintah Kota Bogor menyiapkan langkah antisipasi mencegah pengaruh kelompok lebian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) kepada anak. Ini menyusul belakangan marak pemberitaan prostitusi gay via online.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjelaskan PKK perlu mengambil peranan untuk mencegah anak-anak dan keluarga dari pengaruh LGBT.
"Kita menugaskan PKK secara khusus untuk mencegah kasus-kasus ini dengan program ketahanan keluarga, memperkuat sosialisasi," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Minggu (4/9/2016).
Bima mengatakan setiap keluarga perlu diberikan pemahaman tentang peran orang tua, bagaimana harus membentengi anak-anaknya agar terhindar dari hal-hal negatif. Selain PKK, program penguatan peran keluarga juga melibatkan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB), yang akan saling berkolaborasi meningkatkan ketahanan keluarga.
"Program ini sudah bergulir, sudah ada posko pengaduan bagi orang tua bila menemukan persoalan di lingkungannya, ada dasawisma, semua bergerak membangun keluarga yang tangguh," katanya.
Terkait adanya prostitusi online anak untuk gay, ayah dua orang anak ini meminta pelaku yang mengeksploitasi anak dihukum seberat-beratnya.
"Anak ini bibit masa depan kita, kalau dijadikan prostitusi seperti ini, akan merusak masa depan bangsa. Pelaku prostitusi online harus dihukum seberat-beratnya, dan perlu ditelusuri di lingkungan mana saja, ada gejala serupa, harus diberantas," katanya.
Ketua Tim Penggerak PKK Yane Ardian Bima Arya juga mengaku geram dengan pemberitaan prostitusi online anak untuk gay, dan tidak ingin peristiwa tersebut menimpa anak-anak di Kota Bogor. PKK Kota Bogor memiliki program untuk menjadikan rumah yang aman dan nyaman bagi anak. Dengan sasaran pembinaan bagi keluarga.
"Pembinaan akhlak, fisik dan juga psikologi, anak-anak yang keluar dari rumah mau anak-anak, remaja mereka sudah dibentengi dengan akhlak yang kuat," katanya.
Selain itu, lanjut Yane, orangtua juga diberikan pembinaan agar menjadi ibu dan bapak yang komunikatif kepada anak-anaknya, sehingga mengetahui tumbuh kembangnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Kakao Games dan The Grimm Entertainment Kolaborasi Kembangkan Game Webtoon
-
Tergiur Cuan Instan di Telegram, Bendahara RW di Malang Serahkan Rp126 Juta Kas Warga ke Penipu
-
Cinta yang Tumbuh di Tanah Suci: Menyusuri Sabar dalam Asmara di Atas Haram
-
Mimpi Potong Rambut, Apakah Pertanda Baik? Intip Maknanya
-
4 Tinted Sunscreen SPF 50 Buat Outdoor, Bikin Pori dan PIH Tersamarkan
-
Ulasan Novel Hospital Cafe, Langkah Berani Untuk Bahagia Kembali
-
BLU Batu Bara Jangan Bikin Ganggu Operasional Pembangkit
-
Samsung Galaxy S26 FE Diperkenalkan, Dilengkapi Fitur Flagship
-
Aksi di Simpang Gramedia Jogja Diwarnai Saling Dorong, Peserta Aksi hingga Polisi Terluka
-
Dolar AS Beri Tekanan ke Rupiah, Menuju Level Rp17.773