Presiden Joko Widodo membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9/2016). [Antara/Widodo S Jusuf]
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Filipina Rodrigo Duterte ke Indonesia, Jumat (9/9/2016). Namun sebelum menyambut dengan upacara kenegaraan di Istana Merdeka, Jokowi akan mengajak Duterte blusukan ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pada pukul 14.00 WIB siang.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan, Jokowi mengajak Duterte blusukan ke Pasar Tanah Abang untuk menunjukkan kepada para pemimpin negara dunia untuk melihat langsung kondisi lapangan dan mendengar langsung aspirasi rakyat.
"Tentunya tidak semua Presiden atau Perdana Menteri diajak blusukan, tapi kan satu hal yang mejadi kelebihan dan sekaligus konsentrasi Presiden Jokowi adalah melihat persoalan langsung di lapangan.
Sehingga dengan demikian beliau juga ingin memberikan contoh kepada pemimpin dunia bagaimana penyelesaian persoalan-persoalan di lapangan, karena tidak bisa persoalan itu hanya dilihat dari perencanaan di meja, planning dan sebagainya," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Pramono menambahkan, gaya kepemimpinan Presiden Jokowi yang kerab turun ke langsung masyarakat menarik perhatian para pemimpin negara di dunia.
"Apa yang dilakukan Presiden turun ke lapangan ini menjadi banyak diinginkan para pemimpin negara dunia untuk melihat langsung, termasuk ketika PM Australia, mereka yang minta," ujar dia.
Namun sebelum blusukan ke Pasar Tanah Abang bersama Presiden Jokowi, Duterte terlebih dahulu akan melakukan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Kemudian pada pukul 16.00 Wib di Istana Merdeka, jakarta akan digelar upacara penyambutan kenegaraan untuk Presiden Duterte. Lalu pukul 18.30 Wib, Duterte akan dijamu makan malam oleh Presiden Jokowi di Istana Negara.
Komentar
Berita Terkait
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
-
Jelang Lebaran, Aktivitas Porter Tanah Abang Menurun, Pendapatan Ikut Tergerus
-
Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona
-
Penuh Sesak Pasar Tanah Abang Menjelang Lebaran
-
Bersih-Bersih Jukir Liar, Wali Kota Jakpus Instruksikan Patroli Gabungan Rutin di Tanah Abang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!