Suara.com - Korea Utara menertawai rencana saksi lanjutan yang akan dilakukan PBB menyusul tes nuklir kelimanya baru-baru ini. Malah, mereka mengancam akan melakukan tes nuklir dengan kekuatan yang jauh lebih besar lagi.
"Rencana sanksi yang akan dilakukan Obama dan sekutunya sangat menggelikan. Kebijakana 'kesabaran' mereka sudah habis, dan sudah seharusnya jangan campur tangan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut seperti dikutip biro berita KNCA.
"Kami tegaskan, kuantitas dan kualitas nuklir akan terus ditingkatkan untuk melindungi kedaulatan negara kam, juga untuk berjaga-jaga menghadapi perang nuklir dengan Amerika," lanjutnya.
Diketahui, Presiden Amerika Serikat Barrack Obama beserta Presiden Korsel Park Geun-hye dan Perdana Menteri Jepang Hinzo Abe telah sepakat bekerjasama dengan Dewan Keamanan PBB untuk memberikan sanksi lanjutan kepada Korut.
"Kami akan bekerjasama dengan DK PBB untuk membicarakan sanksi lanjutan bagi Korut," kata Park Geun.
Seperti diberitakan sebelumnya, Korut baru saja melakukan tes nuklir kelimanya-diklaim sebagai yang terbesar. Saking hebatnya ledakan, terjadi guncangan permukaan bumi dan getarannya terasa hingga ke negara tetangga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga