Suara.com - Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia menyalurkan daging hewan kurban senilai Rp4 miliar ke kaum yang membutuhkan, Senin (12/9/2016). Kurban itu disalurkan ke masjid-masjid se-Indonesia.
Jumlah masjid yang mendapatkan daging kurban jumlahnya ratusan. Jemaat Ahmadiyah memotong hewan kurban sebanyak 161 sapi dan 385 kambing.
"Pada hari raya Idul Adha tahun ini Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia telah memotong hewan kurban sebanyak 161 sapi dan 385 kambing senilai kurang lebih Rp4 miliar," jelas Juru Bicara Jemaat Ahmadiyah Indonesia Yendra Budiana, Selasa (13/9/2016).
Kurban itu diterima 27.020 orang masyarakat umum yang berhak. Menurut Yendra, memotong dan membagikan hewan kurban di hari raya Idul Adha merupakan contoh refleksi dan implementasi yang terbaik penyembelihan nafsu duniawi yang merusak.
"Atas dasar ketaatan dan kecintaan tanpa syarat kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui kepedulian berbagi pada seluruh umat manusia walaupun mereka berbeda agama, kepercayaan, suku bahkan yang memusuhi sekalipun," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla
-
DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau
-
Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi
-
Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?