Suara.com - Ratusan kepala keluarga di rumah susun Pulogebang dan rusun Komarudin, Cakung, Jakarta Timur, mendapat daging kurban, Senin (12/9/2016). Daging yang dibagikan ke warga merupakan hasil sumbangan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Seluruh daging dibagi melalui pengurus RT/RW setempat sehingga tidak ada antrean.
Zaelani (40), warga rusun Pulogebang, mengatakan seluruh warga dibagi melalui pengurus RT/RW. Seluruh penghuni rusun yang berjumlah 585 KK mendapatkan jatah.
"Alhamdulillah semua warga rusun mendapatkan daging sapi. Masing-masing satu kilogram," katanya dikutip dari situs resmi pemerintah Jakarta.
Menurut Zaelani, selain mendapatkan daging dari gubernur, warga rusun juga ada yang melaksanakan kurban. Tercatat ada empat ekor kambing yang disembelih untuk kurban dan dagingnya dibagikan ke warga rusun.
Usep Suherman (43), warga rusun Komarudin, senang mendapatkan jatah daging kurban. Apalagi, saat ini seluruh warga rusun, tanpa terkecuali, mendapatkan daging kurban. Dia berharap selain Hari Raya Idul Adha, ada momen tertentu bagi untuk mendapatkan daging.
"Alhamdulillah ada pemerataan, semua dapat. Mudah-mudahan, di kesempatan lain warga juga dapat daging sapi gratis lagi," ujarnya.
Kepala Unit Pengelola Rusun Pulogebang Ageng Darmintono mengatakan di rusun Pulogebang memang ada 585 KK yang mendapatkan daging. Kemudian di rusun Komarudin ada 510 KK.
"Semua mendapatkan daging sapi dari gubernur, masing-masing satu kilogram. Karena menggunakan kupon, pembagian tertib dan tidak ada antrean," kata dia.
Menurut Ageng dalam pembagian daging, petugas hanya mengkoordinir. Daging langsung dibagikan oleh panitia bekerjasama dengan pengurus RT/RW setempat.
Tag
Berita Terkait
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
5 Rekomendasi Bumbu Sate untuk Daging Kurban, Makin Sedap dan Nikmat!
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami