Suara.com - Kapal motor KM Gili CAT II yang mengangkut 35 orang penumpang wisatawan asing dan 4 orang anak buah kapal (ABK) mengalami kecelakaan saat bertolak dari Pelabuhan Laut Padangbai menuju Pelabuhan Gili Trawangan di Lombok Utara, Kamis (15/9/2016) pagi sekitar pukul 09.35 WITA.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Hemi Pamuraharjo mengatakan bahwa kapal motor milik PT Samudera Ekspedisi Aman - Benoa yang dinakhodai Totok Wasito ini mengalami kejadian letupan pada sisi buritan.
"Pada pukul 09.25 WITA kapal diberangkatkan dari Pelabuhan Laut Padangbai, 10 menit kemudian pada pukul 09.35 WITA terjadi letupan tepatnya di buritan kapal, di bawah tempat duduk penumpang", jelas Hemi dalam keterangan resmi, Jumat (16/9/2016).
Akibat kejadian ini dilaporkan 2 orang meninggal dunia dan sejumlah penumpang mengalami luka-luka.
"Dalam kecelakaan ini 2 orang dinyatakan meninggal dunia, 9 orang luka berat, 10 orang luka ringan, dan sisanya sebanyak 18 orang dinyatakan selamat termasuk nakhoda kapal", ujar Hemi.
Untuk penanganan sejumlah korban langsung dilarikan ke RSUD Klungkung, Puskesmas Ulakan, dan RS.BMC Padangbai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Lanjut Hemi, dari data manifest kapal tercatat seluruh penumpang kapal naas ini adalah wisatawan asing.
"Jumlah korban paling banyak adalah warga negara Inggris dan sisanya merupakan warga negara Spanyol, Perancis, Italia, Portugal, dan Irlandia", katanya.
Adapun penyebab kecelakaan kapal, saat ini belum dapat disimpulkan, "untuk penyebab kecelakaan sepenuhnya diserahkan kepada KNKT yang memiliki wewenang penyidikan terhadap penyebab kecelakaan kapal", ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok