Suara.com - Anggota polisi meringkus lima pengeroyok M (30) pada Senin (19/9/2016). M merupakan seorang penghuni panti Sosial Bina Indan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur, yang dikeroyok hingga meninggal dunia. Motif pengeroyokan yang dilakukan HW (30), DS (19), AP (18), KN (18) dan NT (16) sebenarnya masalah sepele.
"HW meminta kepada korban untuk dipijat, akan tetapi korban menolak, karena tolakan tersebut membuat HN menjadi emosi dan memukul korban berkali-kali, selanjutnya, HN meminta rekan-rekan tersangka yang lain, untuk membantu agar mengeroyok korban," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono, Selasa (20/9/2016).
Jenazah M ditemukan di salah satu kamar panti dengan kondisi luka parah di bagian wajah.
"Pada hari Senin jam 07.00 WIB saksi Meida dan Ayu mengecek akan memberikan makan ke ruangan, ternyata korban terlihat sudah dalam kondisi meninggal dunia dan mengalami luka-luka serta wajah mengeluarkan darah," kata Awi.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke petugas keamanan. Dari hasil penelusuran, akhirnya ketahuan pelakunya.
"Setelah diinterogasi kelima tersangka mengakui bahwa telah melakukan pengeroyokan dengan menggunakan tangan kosong," kata Awi.
Saat ini, kelima tersangka telah diserahkan ke Polsek Cipayung, Jakarta Timur.
Tag
Berita Terkait
-
Berani Angkat Latar Bali, Film Bandit Bakal Bikin Jantung Berdebar di JAFF 2025
-
Berawal dari Jadi Korban Begal, Monji Atmodjo Bongkar Sisi Kelam 'Surga' Bali Lewat Film Bandit
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
-
Ulasan Novel Tanah Para Bandit: Ketika Hukum Tak Lagi Memihak Kebenaran
-
Suzuki Bandit Kalah Ganteng, Pesona Hero Hunk 150 XTEC Bikin Kesengsem
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
YLBHI Nilai RUU Penanggulangan Disinformasi Ancaman Serius Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi
-
Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln
-
Haru Pengukuhan Guru Besar Zainal Arifin Mochtar, Tangis Pecah Kenang Janji pada Sang Ayah
-
Saksi Bantah Acara Golf di Thailand Bicarakan Penyewaan Penyewaan Kapal
-
KPAI Soroti Lemahnya Pemenuhan Hak Sipil Anak, Akta Kelahiran Masih Minim di Daerah Tertinggal
-
Prabowo Gelar Rapat Tertutup, Bahas Tambang Mineral Kritis Hingga Mobnas
-
Air Mata dan Pelukan Ibu Warnai Momen Kebebasan Laras Faizati di Rutan Pondok Bambu
-
AS Dilaporkan Siapkan Serangan Kilat ke Iran, Sikap Trump Tentukan Perang Dunia?
-
Dituding Rugikan Negara Rp2,9 Triliun, Kerry Riza: Itu Adalah Pembayaran atas Tagihan Saya
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas