- Strategi Iran mengandalkan perang atrisi logistik jangka panjang; stok persenjataan AS di kawasan terbatas hanya bertahan dua minggu.
- Iran menerapkan pertahanan mosaik terdesentralisasi, menggunakan drone untuk menguras rudal pencegat mahal milik militer Amerika Serikat.
- Dukungan publik domestik AS terhadap serangan ke Iran sangat rendah, menciptakan pelemahan posisi politik Washington secara signifikan.
Suara.com - Konflik Timur Tengah khususnya perang yang melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel kini memasuki fase yang sangat krusial.
Meskipun AS dan sekutunya memamerkan teknologi militer paling mutakhir, banyak pakar mulai melihat celah besar yang bisa membuat strategi mereka berantakan di lapangan.
Operasi yang dijuluki "Operation Epic Fury" oleh Donald Trump ternyata tidak semudah yang dibayangkan di atas kertas, terutama setelah Iran menunjukkan ketahanan militer yang jauh lebih ulet dari perkiraan awal.
Kenapa Iran Dianggap Unggul?
Salah satu poin kunci mengapa Iran dianggap punya keunggulan adalah strategi perang atrisi atau perang yang mengandalkan ketahanan logistik jangka panjang.
Veteran pilot tempur Rusia, Mayor Jenderal Vladimir Popov, mengatakan pada Sputnik Globe bahwa militer AS sangat bergantung pada pasokan logistik yang harus dikirim menyeberangi samudera dari daratan Amerika.
Hal ini menjadi tantangan besar karena stok persenjataan di pangkalan-pangkalan AS di kawasan tersebut sebenarnya sangat terbatas.
"Orang Amerika beroperasi 'dari truk' dan sangat bergantung pada pasokan ulang," kata Popov. Ia menambahkan bahwa tanpa pasokan rutin dari daratan utama AS, stok persenjataan mereka saat ini diperkirakan hanya akan bertahan sekitar dua minggu saja. Popov secara tegas menyatakan, "Saya pikir keunggulan jelas berada di pihak Iran".
Selain faktor logistik, Iran juga menerapkan strategi "mosaic defense" atau pertahanan mosaik. Ini adalah sistem unit militer seluler yang terdesentralisasi, sehingga sulit dihancurkan dengan serangan udara sekali jalan.
Baca Juga: Namanya Zahra Azadpour Ditembak Mati di Teheran dan Aksi Diam Timnas Putri Iran
Dengan menggunakan kawanan drone untuk menguras stok rudal pencegat AS yang sangat mahal, Iran berhasil memaksa AS menggunakan dua hingga tiga rudal pencegat hanya untuk menjatuhkan satu proyektil Iran.
Analis geopolitik Brian Berletic mengungkapkan bahwa masalah utama Washington adalah ambisi yang terlalu luas atau global overreach.
"Mereka mencoba mengobarkan banyak perang dan perang proksi secara global, mulai dari Amerika Latin, Ukraina, Iran, hingga Yaman, sambil membangun kekuatan untuk konfrontasi dengan China di Asia-Pasifik," jelas Berletic. Akibatnya, AS tidak memiliki cukup amunisi untuk bertahan dalam perang jangka panjang dengan Iran.
Amerika yang Terpecah Menjadi Beberapa Kubu
Di dalam negeri AS, posisi pemerintahan justru semakin terjepit karena dukungan publik terhadap serangan ke Iran berada di titik terendah dalam sejarah modern mereka.
Berdasarkan jajak pendapat YouGov seperti dikutip dari RT, hanya 34% warga Amerika yang mendukung serangan tersebut, sementara 44% menolaknya.
Berita Terkait
-
Dihantam Rudal Iran, Hotel Mewah Rp5,4 T di Dubai Dibombardir Review Bintang 1
-
Aksi Solidaritas Untuk Iran di Kedubes Amerika
-
Dunia di Ambang Perang Dunia III, Apa yang Mesti Kita Lakukan?
-
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab
-
Megawati Kirim Surat Duka Cita untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Soroti Serangan Militer AS-Israel
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Mobil dan Motor Terkena Abu Vulkanik? Ini 5 Cara Aman Membersihkannya
-
Kuliah Umum FPIPS UPI Gebrak Semangat Mahasiswa: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu!
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Weton Ketemu 28 Artinya Apa dalam Primbon Jawa?
-
The Golden Spoon: Hasrat Keluar dari Kemiskinan dan Obsesi Mengubah Nasib
-
Erupsi Anak Krakatau Ganggu 467 Penerbangan, 150 Ribu Penumpang Terdampak
-
Pemotor Dianjurkan Pakai Kacamata Khusus dan Masker N95 untuk Hadapi Abu Vulkanik
-
41 Penerbangan di Kualanamu Dibatalkan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Keracunan MBG Berulang, Komnas HAM Minta SPPG Dievaluasi
-
3 Pilihan HP Realme RAM 8 GB Memori 256 GB, Spek Kencang untuk Bujet Rp3 Juta