- Kecelakaan motor di Kulon Progo pada 1 Maret 2026 menyebabkan Haji Suryo kehilangan istri dan korban lain luka parah.
- Surya Group menanggung penuh biaya perawatan intensif korban lain, Abdullah dan putranya Deva, hingga sembuh.
- Haji Suryo juga memberikan motor baru serta menjamin beasiswa pendidikan penuh untuk anak korban hingga perguruan tinggi.
Suara.com - Sebuah insiden kecelakaan sepeda motor di Simpang Empat Mlangsen, Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kulon Progo, pada Minggu sore, 1 Maret 2026 lalu, membawa duka mendalam bagi Haji Muhammad Suryo, founder Surya Group sekaligus pengusaha rokok HS.
Dalam kecelakaan tragis itu, Haji Suryo harus kehilangan istri tercinta, Hj. Anis Syarifah, yang telah dimakamkan pada Senin, 2 Maret 2026.
Namun, di tengah masa pemulihan dan duka yang begitu mendalam, Haji Suryo tetap menunjukkan besarnya rasa tanggung jawab kemanusiaan terhadap korban lainnya yang terlibat dalam insiden tersebut, yakni Abdullah dan putranya, Deva.
Saat ini, Haji Suryo menjalani perawatan di RS JIH untuk pemulihan kondisinya. Sementara itu, Abdullah dan putranya, Deva, yang juga menjadi korban dalam kecelakaan tersebut, mendapatkan perawatan intensif di bangsal VVIP RSUD Wates, Kulon Progo.
Yang membanggakan, seluruh biaya perawatan Abdullah dan Deva ini ditanggung sepenuhnya oleh pihak Surya Group.
Sebagai bentuk dari tanggung jawab dan rasa kekeluargaan, perwakilan dari Haji Suryo juga telah menemui istri Abdullah di RSUD Wates untuk bersilaturahmi dan menyampaikan bantuan konkret pada Selasa, 2 Maret 2026.
Pihak keluarga Haji Suryo menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas seluruh proses perawatan medis Abdullah dan Deva hingga benar-benar sembuh total.
Tak hanya biaya pengobatan, Haji Suryo juga telah memberikan satu unit sepeda motor baru sebagai pengganti kendaraan yang rusak. Lebih dari itu, Haji Suryo menjamin masa depan pendidikan Deva dengan memberikan beasiswa penuh hingga jenjang perguruan tinggi yang saat ini masih duduk di Sekolah Dasar (SD) kelas 4.
"Kami memohon doa agar proses pemulihan Bapak Suryo dan keluarga korban berjalan lancar," ujar perwakilan Haji Suryo, Selasa 3 Maret 2026.
Baca Juga: Istri Meninggal dalam Kecelakaan, Bos Rokok HS Tanggung Biaya Hidup Pengemudi Jupiter MX
Suasana haru menyelimuti percakapan hangat antara Haji Muhammad Suryo, dengan Abdullah, korban kecelakaan sepeda motor di Kulon Progo, Yogyakarta.
Haji Suryo yang masih terbaring di Rumah Sakit JIH, Yogyakarta pasca-kecelakaan pada Minggu, 1 Maret 2026 memulai percakapan dengan permohonan maaf.
Meski masih menderita luka di bagaian kaki yang dialaminya, Haji Suryo kembali mengutarakan permohonan maaf untuk yang kedua kalinya lantaran belum bisa menjenguk Abdullah dan puternya Deva.
"Pangapunten nggih, Pak, dhalem mboten saget sowan nggih. Kula ugi njaluk sepura yen ana salahku, mohon maaf nggih, Pak. (Mohon maaf ya, Pak, saya belum bisa datang menjenguk langsung. Saya juga minta maaf kalau ada salah saya, mohon maaf ya, Pak)," ujar Haji Suryo melalui sambungan video call 3 Maret 2026 sembari masih terbaring di rumah sakit.
Abdullah yang dirawat RSUD Wates membalas Haji Suryo dengan permintaan maaf. Dari lubuk hatinya, Abdullah mengutarakan, tak menginginkan kejadiaan naas tersebut yang merenggut nyawa istreri tercinta Haji Suryo, Anis Syarifah.
"Sami-sami, Pak. Kawula ugi pangapunten nggih, Pak, enten salah nggih, Pak. Saya juga salah, Pak. gak ada yang menginginkan semuanya ini. (Saya juga minta maaf kalau ada salah saya, Pak. Memang tidak ada yang menginginkan kejadian ini.)," ujar Abdullah.
Berita Terkait
-
Istri Meninggal dalam Kecelakaan, Bos Rokok HS Tanggung Biaya Hidup Pengemudi Jupiter MX
-
Bagi Generasi Sandwich Seperti Saya, Menjajal LPDP Artinya Mempertaruhkan Hidup Keluarga
-
Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
-
Terpopuler: Profil Bos Rokok HS Kecelakaan Bersama Istri, Lokasi ATM Uang Rp20 Ribu di Jakarta
-
Rokok HS Itu Apa? Bosnya Kecelakaan Hingga Istri Meninggal
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila
-
Rangkuman Lengkap Pidato Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI 20 Mei 2026
-
Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar
-
Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal
-
Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma