Suara.com - Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, KPK tidak mungkin melakukan kesalahan dalam melakukan operasi tangkap tangan. Apalagi, OTT KPK ini dilakukan kepada Ketua DPD Irman Gusman.
Hal ini menanggapi pernyataan keluarga Irman Gusman yang menduga adanya kejanggalan dalam proses penangkapan itu. Sebab, Surat tugas yang dibawa satuan tugas KPK saat penangkapan, tidak membubuhkan nama Irman.
"Nggak mungkin kami berani melakukan OTT apalagi dengan hi-profile seperti itu (Ketua DPD), tidak dilaksanakan dengan proper dan baik," kata Laode di DPR, Rabu (21/9/2016).
Dia menerangkan, apa yang dilakukan KPK dalam OTT ini sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Sehingga, tidak mungkin KPK melakukan kesalahan.
Lalu, apakah uang Rp100 juta yang dijadikan alat bukti dalam operasi tangkap tangan ini masih ada kelanjutanya? Laode mengatakan, uang tersebut masih diselidiki penyidik KPK.
"Kami juga belum tahu. Sedang diselidiki. Tapi bahwa ada uang Rp100juta yang diambil penyidik KPK memang ada," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global
-
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35
-
Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI
-
Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia
-
PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak