Suara.com - Lamborghini dan Bentley terpaksa absen dari Paris Motor Show 2016. Ketidakhadiran keduanya terkait dengan kebijakan efisiensi yang dilakukan oleh induk perusahaan mereka, Volkswagen (VW) Group.
VW memang melakukan pemotongan anggaran besar-besaran karena harus mengeluarkan ganti rugi dan penalti miliaran Euro pascaterungkapnya skandal pemalsuan data emisi gas buang setahun lalu. Selain itu, dana yang ada juga banyak dialihkan ke pengembangan mobil listrik yang sedang gencar mereka lakukan.
Lamborghini dan Bentley pun turut menjadi 'korban'.
"Krisis dapat mengarah pada marginalisasi, tapi juga bisa menjadi titik balik untuk hal lain yang lebih baik, untuk perubahan taktik yang nyata," kata Chief Executive Officer VW Group Matthias Muller pada suatu pertemuan, seperti dikutip oleh Reuters beberapa waktu lalu.
"Kami harus melakukan perubahan pada grup demi mendorong profitabilitas dan memunculkan teknologi baru," lanjut Muller.
Lamborghini dan Bentley akan lebih mengedepankan acara-acara pemasaran berskala lebih kecil yang mengarah langsung pada konsumen mereka.
Pabrikan-pabrikan otomotif, khususnya di segmen premium, bisa menggelontorkan jutaan Euro hanya untuk berpartisipasi di pagelaran-pagelaran otomotif bergengsi di Eropa. Selain Lamborghini dan Bentley, merek-merek lain yang tak akan meramaikan Paris Motor Show 2016 antara lain ialah Ford, Volvo, serta Aston Martin.
Adapun Paris Motor Show 2016 sendiri akan berlangsung pada 1-16 Oktober di Paris expo Porte de Versailles.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!