Suara.com - Sebanyak 13 orang teas berdesak-desakan di Republik Demokratik Kongo. Mereka tewas tak terduga.
Seorang tentara mabuk berpakaian sipil menembakkan empat tembakan dari senjatanya. Tembakan itu menyebabkan kepanikan di sana.
Tiga belas orang tewas ketika kerumunan panik di sebuah kota yang bermasalah di Republik Demokratik Kongo timur, Sabtu (24/9/2016).
"Insiden itu terjadi ketika seorang tentara mabuk di pakaian sipil menembakkan empat tembakan dari senjatanya, menyebabkan kepanikan," kata Walikota Beni, Jean Edmond Nyonyi.
"Delapan orang tenggelam ketika mereka melemparkan diri ke sungai, empat tewas dalam kecelakaan dan satu orang meninggal karena serangan jantung," katanya.
Kekhawatiran kekerasan senjata sudah menghantui kota itu. Kota itu di sebut sebagai kawasan tak tabil.
Lebih dari 700 orang tewas sejak Oktober 2014 dalam pembantaian sebuah kelompok bersenjata. Terakhir sebanyak 51 orang tewas di Beni 13 Agustus lalu. Sebuah pembunuhan mengerikan yang memicu protes massa terhadap pemerintah pusat di Kinshasa. (Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah
-
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar