Suara.com - Seluruh pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta telah menjalani tes narkoba di Badan Narkotika Nasional, Jalan M. T. Haryono, Jakarta, hari ini, Minggu (25/9/2016). Termasuk pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.
Bakal calon gubernur dari Partai Demokrat, PKB, PPP dan PAN ini mengatakan BNN telah mengambil sampel rambut dan urinenya.
"Hasilnya pasti mereka yang tahu dari BNN. Ya mudah-mudahan ini menjadi contoh yang baik buat seluruh lapisan masyarakat bahwa kita ingin hidup bebas dari narkoba," kata Agus di kantor BNN.
Saat menjalani tes narkoba, putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono ini ditemani cawagub Sylviana, serta sang istri, Annisa Pohan.
Sebelum menjalani tes narkoba, pasangan Agus-Sylviana terlebih dahulu menjalani tes kesehatan dan psikologi di RSAL Mintohardjo.
Rangkaian tersebut akan menjadi pertimbangan KPUD DKI Jakarta menentukan apakah cagub dan cawagub yang akan berlaga di Pilkada Jakarta 2017 layak untuk memimpin Ibu Kota priode 2017-2022.
Pilkada Jakarta yang akan berlangsung 15 Februari 2017 akan diikuti oleh tiga pasangan calon.Pasangan pertama adalah calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, mereka diusung PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura, dan Golkar.
Kedua, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Mereka diusung oleh empat parpol, yakni PKB, PAN, PPP dan Partai Demokrat. Terkahir pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Mereka diusung Partai Gerindra dan PKS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
17 Tahun Terkatung-katung, Nasib Lahan Transmigrasi di Muaro Jambi Akhirnya Terang
-
KPK Dalami Aset Japto Soerjosoemarjo, Diduga Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara
-
Jalan Terjal Jakarta Menuju Kota Global: Kawasan Kumuh Masih Antre Perbaikan
-
6 Pesan Prabowo ke Polri: Jangan Sombong, Jangan Nyusahin Rakyat, Terus Perbaiki Diri
-
TPA Jatiwaringin Masih Membara, 2 Helikopter Water Bombing Diterjunkan ke Lokasi!
-
Dissenting Opinion Jadi Kunci, Akankah Nadiem Makarim Lolos di Pengadilan Tinggi?
-
Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar
-
Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa