Suara.com - Partai Golongan Karya melalaui akun Twitter resminya @Golkar5 sempat membuat polling pasangan calon gubernur yang akan berkompetisi di Pilkada Jakarta 2017. Polling itu disebar, Sabtu (24/9/2016) atau sehari setelah KPUD DKI Jakarta memastikan ada 3 pasangan calon yang akan berlaga di pilkada ini.
Namun sayangnya, polling yang sempat dibuat oleh Partai Golkar di Twitter sekarang sudah dihapus oleh admin Golkar. Hal ini dikarenakan pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat berada pada urutan bawah. Lantas bagaimana tanggapan Ahok?
"Ya kalau polling turun mah terserah warga DKI toh," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (28/9/2016).
Popularitasnya terus merosot menjelang Pilkada Jakarta 2017 membuat Ahok bersemangat bekerja hingga masa jabatannya sebagi gubernur DKI habis pada Oktober 2017.
"Mau turunin berapa pun saya tetap punya kesempatan membuktikan Ahok jadi gubernur sampai Oktober 2017," katanya.
Diketahui, pada polling partai golkar di Twitter menunjukan pasangan Ahok-Djarot yang diusung PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura dan Golkar di Pilkada Jakarta 2017 kalah dari pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
"Menurut Anda, pasangan mana yang paling pas memimpin DKI Jakarta 2017-2022?" begitu pertanyaan yang diajukan akun @Golkar5.
Pasangan Agus SBY-Sylviana yang diusung oleh Partai Demokrat, PKB, PPP dan PAN berada pada urutan teratas. Disusul oleh jagoan Partai Gerindra dan PKS, Anies-Sylviana berada diurutan kedua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat