Ketua Tim Pemenangan pasangan calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dengan Sandiaga Salahuddin Uno, Mardani Ali Sera mengatakan bahwa semua grup yang tergabung di dalam tim pemenangan Anies-Sandi sepakat untuk menanda tangai pakta integritas sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat. Hal itu, dilakukan agar tidak membawa isu Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan dalam kampanye.
"Kita sepakat sebelum kita mendaftarkan, maka seluruh tim kampanye menandatangani pakta integritas. Kita ingin memulai sebuah era baru politik yang transparan, politik yang memiliki pertanggung jawaban publi," kata Mardani di Kediaman Boy Sadikin, jalan Borobudur Nomor 2, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2016).
Dalam kererangannya Mardani menjelaskan pakta integritas tersebut dibuat sebagai acuan tim pemenangan dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta nantinya.
"Mulai nilai kejujuran, tidak menyinggung sara, tidak ada kampanye negatif, nilai transparansi, dan nilai festival gagasan, yang tidak ingin merusak menjelekan itu semua kita buat pakta integritasnya," kata Politisi PKS tersebut.
Diketahui, pasangan Anies-Sandi sudah sepakat menyusun tim pemenangannya pada hari ini, dimana diketuainoeh Mardani Ali Sera. Mardani menyebutkan ada lima unsur yang menjadi kekuatan dibalik tim pemenangan Anies - Sandi untuk menghadapi Pilkada DKI Jakarta 2017 tersebut.
"Alhamdulillah kita sudah rapat, ada 5 unsur yakni temen Gerindra, PKS, timnya Pak Boy, timnya Mas Anies, dan timnya Bang Sandi. Jadi 5 grup itu kumpul semua dan alhamdulillah kita sudah punya kesepakatan," kata Mardani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban