Suara.com - Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono berjanji akan menghindari menggunakan isu SARA dan kampamye hitam jelang Pilkada DKI Jakarta periode 2017-2022.
Agus takut isu sensitif tersebut justru bakal menjadi bumerang baginya. Dikhawatirkan dirinya justru disudutkan jika meniup isu SARA.
"Hari pertama saya ketemu dengan pengurus. Yang saya garis bawahi kepada seluruh pendukung saya adalah untuk menghindari black campaign karena tidak ada yang ingin difitnah karena saya tidak mau difitnah," kata Agus saat menyambangi acara pendeklarasian relawan pendukung karibAGUS di Mix Diner & Florists, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2016).
Mengantisipasi hal tersebut, Agus telah meminta tim pemenangannya untuk membentuk tim cyber guna memantau penggunaan isu SARA dan kampanye hitam di jejaring sosial.
"Saya pikir tim juga akan bekerja. Di jaman seperti ini kita terus melakukan penegakan salah satunya melalui cyber," kata dia.
Agar Pilkada DKI bisa berjalan kondusif, Agus yang berpasangan dengan Sylviana Murnia ini meminta kepada semua pihak, termasuk pasangan penantang lainnya, sportif dalam berkontestasi di Pilkada DKI.
"Marilah kita hidupkan kampanye dan pola kompetisi yang sehat dan demokratis," kata Agus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim
-
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT
-
Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat
-
Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat
-
Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik