Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno didampingi Anthony Leon (kiri) dan Anggawira (kanan). [Dok SOLDIER]
Hasil survei LSI terbaru, cukup mengejutkan. LSI mencatat dukungan atas Ahok menurun sejak survei Maret 2016, Juli 2016 dan Oktober 2016. Juru Bicara Tim pemenangan Anies-Sandi, Anggawira menilai bahwa posisi Ahok berada dititik rawan, dan berpotensi tersingkir di putaran pertama di Pilkada DKI Februari 2017.
“Survei LSI menunjukkan hasil yang cukup mengejutkan. Ketika bulan Maret 2016 lalu tingkat elektabilitas Ahok begitu tinggi mencapai 59.3 persen. Saat itu elektabilitas Ahok paling besar dibanding 10 calon gubernur lain. Namun di bulan Oktober 2016 ini, elektabilitas Ahok merosot drastis hingga hanya mencapai 31,1 persen. Ini menunjukkan bahwa posisi Ahok berada dititik rawan, dan bisa tersingkir diputaran pertama Pilkada 2017 mendatang,” ujar Anggawira dalam keterangan tertulis, Rabu, (5/10/2016).
Saat ini, posisi Ahok memang masih berada diatas Agus pribadi sebesar 22,30 persen dan Anies pribadi sebesar 20,20 persen. Namun, hanya Anies ditambah Agus (42,5 persen) sudah mengalahkan Ahok (31,1 persen) dengan selisih 11,4 persen. Selisih ini marginnya double digit, diatas 10 persen.
“Jika dipasangkan, Ahok-Djarot, juga mash unggul tipis dibanding pasangan lainnya. Ini jelas menunjukan elektabilitas Ahok dan kesukaan masyarakat terhadap dirinya sudah menurun. Dalam hal ini kami sangat optimis bahwa pasangan Anies –Sandi akan mampu mengejar Ahok- Djarot dan juga mengungguli Agus-Sylviana. Meskipun untuk mengejar angka tersebut tidak bisa instan, namun kami yakin dengan kerja keras dan kekompakan dari seluruh tim dan relawan yang solid akan mampu mencapai nilai presentase tertinggi,” paparnya.
Lebih lanjut Anggawira menyatakan bahwa presentase Anies – Sandi berpotensi akan terus bertambah dan dapat mengungguli Ahok-Djarot dan Agus-Sylviana.
“Kami optimis bahwa angka tersebut berpotensi akan berubah. Memang belum ada yang unggul mutlak diatas 50 persen namun kami yakin bahwa dukungan terhadap Anies-Sandi akan terus bertambah dan mengungguli pesaing- pesaingnya karena pasangan duet ini begitu potensial dan mereka merupakan sosok yang dikenal dekat dengan generasi muda yang merupakan kelompok mayoritas pemilih dalam Pilkada DKI 2017 mendatang, “pungkasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Cuma Unggul Tipis, Djarot Mengaku Senang Hasil Survey LSI
-
Agus-Sylvi Optimis Tumbangkan Ahok-Djarot di Pilgub DKI 2017
-
Banyak Ormas Kecewa, Siapa Cagub Jakarta Ketiban Untung?
-
Membelot ke Anies-Sandiaga, Ormas Golkar: Kami Cuma Takut Allah
-
Organisasi Sayap Partai Golkar Dukung Pasangan Anies - Sandiaga
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas