Suara.com - Andrea Iannone kembali harus absen dalam rangkaian balapan seri 15 MotoGP di Sirkuit Motegi, Jepang, 14-16 Oktober 2016. Kepastian itu menyusul cedera punggung yang belum pulih sepenuhnya.
Cedera ini dialami pebalap Ducati itu saat latihan bebas pertama di Sirkuit Misano bulan lalu. Iannone sempat mencoba menguji kebugaran kala turun di latihan bebas pertama GP Aragon, 23 September lalu.
Namun, dia merasa masih tidak kuasa menahan sakit yang ada pada punggungnya. Akibatnya, dia membatalkan rencana balapan di GP Aragon pada lusanya.
Keputusan pebalap berusia 27 tahun ini absen di Motegi juga tidak lepas dari saran dokternya yang meminta Iannone melanjutkan rehabilitasi cedera punggungnya.
"Jika saya absen (di Motegi), maka situasinya akan membaik," kata Iannone. "Sebaliknya, jika saya tetap membalap, maka situasinya lebih buruk karena saya akan memaksakan punggung saya yang masih belum pulih."
"Saya fokus 100 persen pada pemulihan dan 100 persen fokus untuk siap turun di balapan berikutnya (23 Oktober di Sirkuit Phillip Island, Australia)," sambung Iannone.
Sementara itu, pihak Ducati tidak akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Iannone dengan pebalap lain. Pabrikan motor terkemuka asal Italia itu hanya menurunkan Andrea Dovizioso pada balapan di Motegi.
Sebelumnya, pebalap penguji Ducati, Michele Pirro, sempat mengambil alih posisi yang ditinggalkan Iannone di balapan Misano dan Aragon. (Crash)
Berita Terkait
-
Jakarta Jadi Saksi Sejarah Peluncuran Yamaha M1 V4 Mesin Baru Fabio Quartararo
-
Tak Terobsesi Rekor, Marc Marquez Tetap Waspadai Momen Turunnya Prestasi
-
Sirkuit Mandalika Umumkan Kalender Event 2026: dari MotoGP hingga Balap Ketahanan
-
Marc Marquez: Kami Butuh Pecco Kembali ke Levelnya
-
5 Motor Sport Bekas Ala MotoGP Harga Miring untuk Tampil Gaya saat Sunmori
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional