Suara.com - Sejak 2015 yang lalu, warga negara asing dibebaskan dari kewajiban memiliki visa untuk tujuan kunjungan ke Indonesia. Salah satu tujuannya, untuk mendongkrak perekonomian dari sektor pariwisata.
Namun siapa sangka, kebijakan tersebut belakangan menuai kontroversi. Pasalnya, banyak turis masuk ke Indonesia bukan untuk piknik, tapi cari kerja.
Kapolri Jendral Tito Karnavian menegaskan kepada mereka yang menyalahgunakan kemudahan yang diberikan pemerintah Indonesia, akan ditindak tegas.
"Pertama, kita akan melakukan penindakan hukum. UU Imigrasi. Siapa yang salah menyalahgunakan visa tentu kita akan tindak," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (11/10/2016).
Tito mengatakan polisi akan memberikan masukan kepada pemerintah untuk mencegah hal itu.
"Kedua, karena ternyata sangat sistematis dan banyak sekali, tentu kita akan memberikan masukan kepada pemerintah, Imigrasi, Menkopolhukam dan lain-lain," ujar Tito.
Jika memungkinkan, lanjut Tito, polisi akan meminta supaya kebijakan bebas visa ditinjau kembali.
"Apakah mungkin kita lakukan langkah lain untuk menyetop itu. Menekan potensi pelanggaran itu, misalnya dengan meninjau kembali, salah satu opsinya," kata Tito.
Tag
Berita Terkait
-
China Rilis Visa ASEAN Masa Tinggal Enam Bulan, Ini Syarat dan Ketentuan Bagi WNI
-
Deretan Negara Bebas Visa Untuk Paspor Indonesia Terbaru 2025
-
Ranking Paspor Negara ASEAN Terbaru: Singapura Teratas, Indonesia Nomor Berapa?
-
Berikan Efek Pengganda Perekonomian, Ini Daftar 20 Negara Bebas Visa Masuk Indonesia
-
Sandiaga Uno Pede Bebas Visa Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia, Berapa Potensi Keuntungannya?
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Anggaran Besar, Celah Lebar: Mengapa Pendidikan Selalu Jadi Lahan Basah Korupsi?
-
Terbongkar! SP3 Kasus Nikel Konawe Utara 'Disimpan' 21 Hari oleh Pimpinan KPK Lama
-
Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Jumlah Penumpang Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun
-
Begini Situasi Manggarai Sore Tadi, Tawuran Warga yang Bikin Rute Transjakarta Dialihkan
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal
-
BMKG Kalteng Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan