Suara.com - Seorang anggota geng motor asal Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan tewas dalam kecelakan lalulintas di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Tondo, Kota Palu, Minggu (16/10/2016) sekitar Pukul 06.30 Wita.
Lelaki yang mengendarai motor bernomor polisi DP 6618 FE itu bernama Hernandes. Dia warga kompleks pasar Central Kota Palopo.
Hernandes terjatuh dari motor yang dikendarai. Setelah jatuh, dia tergilas ban truck pengangkut sampah milik pemerintah daerah setempat.
Kejadian itu berawal dari iring-iringan puluhan motor itu terlihat dari arah selatan (Kota Palu) yang mengalihkan perhatian warga yang ada di jalan saat itu. Tiba-tiba Hernandes yang saat itu berada di tengah rombongan terlihat membelokkan setir motornya. Saat itulah dia jatuh hingga mobil truck pengangkut sampah dari arah utara tidak bisa menghindari dan menggilas korban. Seketika korban tewas di tempat.
Sementara, rekan korban yang dimintai keterangannya mengaku tidak mengetahui pasti kejadiannya, karena terjadi sangat cepat dan saat itu semua fokus mengendarai motor karena akan melakukan perjalanan jauh.
Bahkan rekan lainnya mengaku tidak tahu sama sekali kejadiannya, karena saat itu dirinya berada di barisan depan. Mengetahui terjadinya kecelakaan saat menoleh ke belakang, ternyata anggota lainnya nampak kurang.
"Kita tidak tahu bagaimana kejadiannya, kita tadi ada di depan pas lihat kebelakang iring iringan tinggal sedikit, makanya kami balik," kata rekan korban.
Salah satu rekan wanita yang enggan menyebutkan namanya mengaku bahwa sesungguhnya dirinya saat mau berangkat, meminta korban untuk memboncengnya, tapi ditolak korban.
"Tidak seperti biasanya, tadi saya minta dia bonceng tapi dia bilang tidak usah. Alasannya katanya berat kalau boncengan," ungkapnya.
Kedatangan mereka di Kota Palu untuk menghadiri kegiatan Jambore Regional V Sulawesi Vixen yang dipusatkan di gedung KNPI Sulteng Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu selama tiga hari.
Berdasarkan informasi pengemudi truk yang sebelumnya disebut melakukan tabrak lari ternyata langsung menyerahkan diri di Polsek terdekat.
Korban yang sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata itu hari itu juga langsung dijemput keluarga dari Palopo untuk dibawa ke kampung halaman. Terlihat sekitar Pukul 14.00 Wita iring-iringan ratusan motor Vixen yang mengawal mobil ambulance kembali melewati tempat kejadian perkara (TKP). (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ini Penjelasan AP I Soal Insiden Sriwijaya Air di Bandara Juanda
-
Tiang di Tol Ulujami-Serpong Km 03 Jatuh Ditabrak Fortuner
-
Kereta di Long Island Tergelincir, Lukai Puluhan Orang
-
Kecelakaan Maut 3 Motor dan 2 Mobil di Tebet Sebabkan 1 Tewas
-
Kecelakaan Kereta di New Jersey, Satu Tewas dan Ratusan Terluka
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita
-
Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026
-
Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara
-
Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?