- Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta Pusat mengadakan "Ramadan for Kids" ketiga kalinya untuk ramah anak.
- Acara ini mengutamakan permainan sebelum kajian agar anak nyaman, menarik peserta dari luar Jakarta.
- Kegiatan berlangsung setiap akhir pekan Februari dan Maret 2026, bertujuan menanamkan cinta Al-Qur'an dan masjid.
Suara.com - Masjid Agung Sunda Kelapa yang berlokasi di Menteng, Jakarta Pusat, menggelar kegiatan bertajuk "Ramadan for Kids" untuk mengisi bulan suci Ramadan tahun ini.
Program ini merupakan bentuk komitmen pengurus masjid untuk menciptakan lingkungan ibadah yang inklusif dan ramah bagi anak-anak.
Libritta, selaku Ketua Panitia Ramadan for Kids, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya.
"Alhamdulillah, Ramadan for Kids di Masjid Sunda Kelapa sebenarnya ini adalah tahun ketiga. Jadi ini bagian dari pencerminan bahwa Masjid Sunda Kelapa itu adalah masjid yang ramah anak," kisahnya saat berbincang santai dengan Suara.com di lokasi, Sabtu (28/2/2026).
Panitia mengemas acara dengan cara yang unik, yakni mendahulukan sesi permainan atau games sebelum masuk ke inti materi kajian.
Hal ini dilakukan agar anak-anak merasa nyaman, senang, dan diterima di lingkungan masjid sejak dini.
"Kami meyakini bahwa ketika hati anak sudah senang, maka ia akan mampu menerima apa pun. Karena itu, konsep-konsep acara Ramadan for Kids atau pun kajian-kajian anak di Masjid Sunda Kelapa kami berusaha untuk ciptakan itu dulu," jelas perempuan yang akrab disapa Britta ini.
Antusiasme masyarakat pun sangat luar biasa, terbukti dengan banyaknya peserta yang berasal dari luar wilayah Jakarta Pusat.
"Peserta-peserta kami ini lokasi rumahnya itu bahkan jauh-jauh ya. Dari tahun kemarin itu ada yang dari Cileungsi, dari Bekasi, itu banyak banget," ungkap Libritta penuh semangat.
Baca Juga: 35 Kata-Kata Lucu Bulan Puasa, Jaga Semangat hingga Adzan Maghrib
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 215 peserta telah mendaftar secara daring. Panitia juga tetap menyediakan layanan pendaftaran langsung di tempat bagi para orang tua.
"Biasanya lebih banyak yang datang daftar langsung. Kan banyak orang tuanya yang kesulitan buat akses link daftar itu," kata Libritta.
Untuk narasumber, panitia berkolaborasi dengan lembaga seperti Askar Kauni yang mengusung metode menghafal Quran sembari tersenyum.
Materi yang disampaikan pun disesuaikan dengan usia anak, agar penyampaian nilai-nilai agama lebih mudah diterima dan dipahami.
Melalui kegiatan ini, Masjid Agung Sunda Kelapa berharap dapat menanamkan rasa cinta kepada Allah dan rumah ibadah bagi generasi mendatang secara berkelanjutan.
"Kami berharap bahwa anak-anak makin kenal dengan agamanya, makin kenal siapa Allah-nya, makin cinta sama masjid, makin cinta dengan Al-Qur'an," pungkas Libritta.
Tahun ini, kegiatan "Ramadan for Kids" diselenggarakan setiap akhir pekan pada 28 Februari dan 1 Maret, serta 7 dan 8 Maret 2026 di Aula Sakinah Masjid Agung Sunda Kelapa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas