Suara.com - Agen Keamanan Somalia menyatakan telah menahan seorang jurnalis Inggris yang bekerja di jaringan televisi Al Jazeera saluran Qatar. Mereka juga menahan juru kamera, sopir, dan fixer mereka.
Keempatnya sudah ditahan kurang dari sepekan. Penahanan itu menyusul aksi razia dari pasukan Somalia kepada media-media yang menyudutkan tentara.
Pasukan keamanan dan para pejabat di Somalia sering menahan atau mengancam jurnalis yang cakupan telah menyinggung mereka. Kelompok militan Islam al Shabaab juga sering menargetkan jurnalis.
Jaringan satelit di Doha mengatakan Hamza Mohamed dan krunya ditangkap, Selasa sore di ibukota Mogadishu. Mereka telah di Somalia selama seminggu pada tugas pelaporan.
"Al Jazeera Media Network telah berhubungan dengan dia sejak penahanannya dan dia juga. Dia bepergian dengan sopir, fixer dan juru kamera, yang juga ditahan," kata pernyataan itu.
Para pejabat tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan komentar pada penahanan, namun saluran mengatakan mereka telah diberitahu oleh pemerintah bahwa ia ditahan untuk ditanyai dan tidak ada tuduhan yang dilontarkan terhadap dirinya.
Pada hari Sabtu, perwira intelijen menyerang kantor surat kabar Ogaal XOG, menyita komputer dan kamera, dan menahan seorang editor. Kemudian dia dibebaskan tiga hari kemudian.
Media juga mengatakan mereka mungkin akan dikenakan intimidasi lebih lanjut ketika pemilu berulang kali tertunda untuk parlemen dan presiden diadakan - mereka saat ini dijadwalkan untuk 30 November
Somalia telah diguncang oleh ketidakstabilan, kekerasan dan pelanggaran hukum sejak awal 1990-an menyusul penggulingan diktator militer Mohamed Siad Barre.
Komite untuk Melindungi Wartawan mengatakan setidaknya 32 wartawan tewas di negara itu 2010-2015. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!