Suara.com - Sebanyak 10 orang tewas dan 25 orang lagi cedera dalam satu serangan oleh gerilyawan Ash-Shabaab terhadap satu hotel di Ibu Kota Somalia, Mogadishu, kata polisi pada Rabu (1/6/2016) waktu setempat.
Satu bom mobil diledakkan oleh seorang pembom bunuh diri di gerbang Ambassador Hotel, dan setelah itu beberapa pria bersenjata memasuki hotel tersebut.
"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa tak kurang dari 10 warga sipil tewas dalam ledakan itu, sementara 25 orang lagi cedera," kata polisi yang bernama Mohamed Farah kepada Xinhua.
Beberapa saksi mata menyatakan, mereka mendengar suara ledakan keras yang diikuti oleh baku-tembak sengit di hotel tersebut. Ash-shabaab telah mengaku bertanggung-jawab atas serangan itu.
Warga setempat juga melihat tentara berusaha menyelamatkan orang yang mungkin disandera di hotel tersebut.
Ambassador Hotel, yang berada di Jalan Makka Al-Mukarram, seringkali dikunjungi oleh para pejabat pemerintah.
Ash-Shabaab, yang telah memerangi Pemerintah Somalia selama bertahun-tahun, melancarkan serangan berkala di negeri itu. (Antara)
v
Serangan Hotel di Somalia Tewaskan 10 Orang
Sebanyak 10 orang tewas dan 25 orang lagi cedera dalam satu serangan oleh gerilyawan Ash-Shabaab terhadap satu hotel di Ibu Kota Somalia, Mogadishu, kata polisi pada Rabu (1/6/2016) waktu setempat.
Satu bom mobil diledakkan oleh seorang pembom bunuh diri di gerbang Ambassador Hotel, dan setelah itu beberapa pria bersenjata memasuki hotel tersebut.
"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa tak kurang dari 10 warga sipil tewas dalam ledakan itu, sementara 25 orang lagi cedera," kata polisi yang bernama Mohamed Farah kepada Xinhua.
Beberapa saksi mata menyatakan, mereka mendengar suara ledakan keras yang diikuti oleh baku-tembak sengit di hotel tersebut. Ash-shabaab telah mengaku bertanggung-jawab atas serangan itu.
Warga setempat juga melihat tentara berusaha menyelamatkan orang yang mungkin disandera di hotel tersebut.
Ambassador Hotel, yang berada di Jalan Makka Al-Mukarram, seringkali dikunjungi oleh para pejabat pemerintah.
Ash-Shabaab, yang telah memerangi Pemerintah Somalia selama bertahun-tahun, melancarkan serangan berkala di negeri itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Intip Rencana Bisnis SWAP Usai IPO
-
Samsung Galaxy Watch9 Rilis, Bawa AI Kesehatan dan Snapdragon Wear Elite
-
Hari Ke-5 Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang, Operasi Evakuasi Skala Besar Dimulai
-
Harga Saham Anjlok, Bisnis Pop Mart Mulai Redup
-
3 Sepatu Lokal yang Cocok Dipadukan dengan Celana Jeans, Tampilan Makin Stylish
-
Untuk Pemula Mending Sepeda Frame Alloy atau Karbon? Ini Perbedaan dan 5 Rekomendasinya
-
Viva Face Tonic Lemon untuk Kulit Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya
-
Kenapa Muktamar NU Sepakat Rais Aam dan Ketum PBNU Dilarang Rangkap Jabatan Politik?
-
Yoo Ah In Resmi Comeback Lewat Film Okultisme Baru Garapan Sutradara Exhuma
-
Muktamar NU Memanas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU