Suara.com - Polda Metro Jaya akan mengerahkan 13 personel kepolisian untuk mengawal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang bertarung di Pilkada DKI Jakarta periode 2017-2022. Pengamanan tersebut dilakukan setelah Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta telah menetapkan 3 paslon, Senin (24/10/2016) kemarin.
"Seperti kita ketahui ada 3 paslon, masing-masing cagub dan cawagub dapat pengamanan melekat, jadi tiap orang mendapat pengawalan dari 13 personel. Kami tambahkan 3 personel lagi dari 10 personel," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono di Polda Metro Jaya, Selasa (25/10/2016).
Menurutnya 13 personel yang akan mengawal setiap satu paslon merupakan unsur dari berbagai satuan di Polda Metro Jaya seperti Direktorat Lalu Lintas, Sabhara Brimob, Direktorat Intelejen dan Keamanan, dan Direktorar Pengamanan Objek Vital (Pamobvit).
"Jadi nanti ada Brimob, polisi berpakaian preman dan Voorijder untuk melakukan pengawalan lalu lintas untuk mengawal saat berpergian," kata dia.
Pengamanan melekat itu, kata dia, nantiya petugas akan mengawal ketat kediaman dan setiap keluarga dari masing-masing paslon Cagub dan Cawagub DKI.
Lebih lanjut, nantinya belasan personel tersebut akan terus mengawal paslon dari mulai gelaran kegiatan kampanye sampai pada pengukuhan gubernur dan wagub DKI Jakarta terpilih.
Setelah KPU DKI mengelar proses penetapan calon, nanti malam rencananya, ketiga paslon Cagub akan menghadiri proses pengundian nomor urut yang digelar di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Ada tiga paslon yang akan bertarung di Pilgub DKI. Mereka adalah pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat yang diusung Nasdem, Hanura, Golkar dan PDI Perjuangan. Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang didukung empat partai yakni Demokrat, PAN, PKB dan PPP. Lalu, pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang diusung Partai Gerindra dan PKS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta
-
DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional
-
15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!
-
YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi
-
BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global
-
Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya