Suara.com - Seorang jutawan di India memberikan bonus berupa ribuan mobil, ratusan apartemen, dan perhiasan kepada para karyawannya, setelah perusahaannya berhasil mencapai target.
Savjibhai Dholakia, pemilik perusahaan pengekspor berlian di Surat, sebuah kota di pesisir barat India, mengumumkan bahwa perusahaanya akan memberikan bonus 1.260 unit mobil, 400 apartemen, dan perhiasan kepada para karyawannya jelang hari libur Diwali yang jatuh pada akhir pekan ini.
"Tujuannya adalah agar setiap karyawan memiliki rumah dan mobil sendiri dalam lima tahun ke depan. Jadi, kami memutuskan untuk memberikan mobil, rumah dan perhiasan kepada para karyawan," kata Dholakia, pemilik perusahaan Hare Krishna Exports, kepada AFP, Kamis (27/10/2016).
Ia mengatakan bahwa bonus itu adalah bentuk penghargaan bagi para karyawan yang berkinerja bagus dan punya dedikasi tinggi terhadap perusahaan selama lima tahun terakhir.
Perusahaanya akan menghabiskan 500 juta rupee atau sekitar Rp97,6 miliar untuk program bonus tersebut. Perusahaan Dholakia sendiri memiliki sekitar 5.500 tenaga kerja.
Dholakia sendiri telah menghebohkan India, karena menggelar tradisi memberikan bonus bernilai tinggi kepada karyawannya sejak 2012. Pada tahun itu, ia menghadiahkan mobil kepada tiga karyawanya. Pada 2014 dia juga memberikan 491 mobil dan 207 apartemen kepada karyawannya.
Berita Terkait
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan
-
Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam
-
Warga India dan China Terancam Tak Bisa Nonton Piala Dunia 2026, Penawaran Harga Hak Siar Murah
-
India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini
-
Solusi BBM Langka, Pemerintah Siapkan Bensin Etanol E85 untuk Kendaraan Flex-Fuel
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban
-
Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran
-
Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026
-
Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap
-
Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG