Suara.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta menggelar Deklarasi Kampanye Damai dan Berintegritas Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 di Lapangan Barat Daya, Silang Monas, Sabtu pagi (29/10/2016).
Ketiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta juga telah hadir di acara deklarasi kampanye damai dan berintegritas.
Dalam sambutannya, Ketua KPUD DKI Jakarta Sumarno mengatakan adanya deklarasi kampanye untuk mencegah terjadinya konflik pada saat masa kampanye yang mulai berlangsung pada 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2016.
"Kenapa perlu kampanyekan, kita tidak ingin kekisruhan dan konflik dan tidak ingin perpecahan. Kita ingin suasana sejuk dan Pilkada Jakarta miniatur implementasi demokrasi. Prinsip demokrasi,ada perbedaan dan keberagaam bukan persoala. Lihat pelangi tapi itu sebabkan keindahan. Pelangi demokrasi bisa diharapkan," ujar Sumarno dalam sambutanya.
Tak hanya itu, Sumarno menuturkan semua pihak harus berkomitmen untuk mewujudkan Pilkada damai dan semua pasangan cagub dan cawagub siap terpilih dan tidak terpilih.
"Tiap orang berpotensi jadi gubernur tapi yang dipilih hanya satu. Karena gubernur satu dan wakil satu. kita harus siap terima realitas itu, kita harus deklarasikan," katanya.
Lebih lanjut, Sumarno menilai Jakarta merupakan miniatur Indonesia yang memiliki keberagaman suku, ras, dan agama yang merupakan sebuah kekuatan Indonesia.
Ia pun menghimbau kepada para pendukung, untuk tidak menempelkan spanduk atau alat peraga kampanye di pohon-pohon.
"KPU dan Bawaslu sudah atur titik alat kampanye, aturan sudah kami sampaikan ke timses, lalu tolong sampaikan ke pendukung. Jangan sampai kota kita kotor. Jangan tempel di pohon-pohon karena mereka makhluk hidup,"ungkapnya.
Dalam deklarasi hadir pula Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Soni Soemarsono, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana, Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti dan jajarannya serta Ketua KPU RI Ferry Kurniansyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau
-
Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri
-
Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat
-
Apa Isi Piagam ASEAN? Disinggung China Terkait Izin Terbang Militer AS di Wilayah Indonesia
-
16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual
-
Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta
-
Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!
-
Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Nus Kei Dibunuh karena Dendam Lama, Dua Pelaku Terancam Hukuman Mati
-
Bareskrim Siap Miskinkan Mafia Haji dan Umrah, Aset Disita Pakai Pasal TPPU