Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat belum mendapat bocoran mengenai nama pelaksana tugas gubernur Jakarta dari kalangan pejabat yang ada di Kementerian Dalam Negeri. Meski demikan, Djarot mengaku kenal semua pejabat eselon satu di Kemendagri.
"Plt-nya saya nggak ngerti. Itu kewenangan dari Kemendagri. Kita terima (siapa saja), karena plt ini kan harus diposisi eselon satu. dan saya kenal semua pejabat esselon satu kemendagri, semua baik," ujar Djarot usai menghadiri acara di Jalan Bhineka, Cipinang Cempedak, Cawang Baru, Jakarta Timur, Minggu (23/10/2016).
Diketahui, petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menjalani cuti selama masa kampanye di Pilkada Jakarta 2017 apabila Mahkamah Konstitusi menolak uji materi Undang-Undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 70 (3) mengenai cuti kampanye. Ahok akan cuti mulai 28 Oktober 2016 sampai dengan 11 Februari 2017.
"Sekarang tergantung dari Kemendagri menempatkan siapa yang bisa mengawal, mengamankan dan kemudian melaksanakan mengeksekusi program-program yang sudah dirancang," ucap Djarot.
Mantan Wali Kota Blitar ini menyerahkan sepenuhnya kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam menentukan pejabat eselon satu yang akan dijadikan plt gubernur.
Pelaksana tugas gubernur diharapkan mampu mengawal pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jakarta 2017 antara pihak eksekutif dan legislatif dengan baik.
"Plt aturannya jelas, yang menentukan nanti kemendagri. Kita ini belum selesai (menjabat). Pak Basuki sama saya masih menjabat sampai Oktober 2017. Jadi cukup dengan SK kemendagri," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar