Suara.com - Ketua Da' i Ahlul Sunnah Waljama'ah Muhammad Fardian meyakini ada kepentingan kelompok tertentu di balik rencana demonstrasi organisasi kemasyarakatan pada tanggal 4 November 2016. Itu sebabnya, Oleh karena itu, perkumpulan Da' i Ahlul Sunnah Waljama'ah tidak mau mendukung aksi yang mengangkat isu agama tersebut.
"Jangan hubung-hubungkan Islam dengan ambisi pribadi. Tidak semua orang Islam mau berunjuk rasa pada 4 November nanti," kata Fardian dalam jumpa pers di restoran Bumbu Deda, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016).
Fardian meyakini demonstrasi hari Jumat nanti bukan untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang santun, melainkan dengan cara mencaci dan memaki.
"Unjuk rasa itu berpotensi memecah belah hubungan umat muslim dengan agama lainnya. Untuk apa kita berdemo bukan sampaikan aspirasi, tapi untuk menghujat orang lain," katanya.
Itu sebabnya, Fardian mengimbau masyarakat, khususnya umat Islam, jangan ikut-ikutan demo.
"Saya berharap warga beraktivitas saja seperti biasa. Jangan takut, sebab unjuk rasa esok itu tak diridhoi Allah. Yang bekerja, bekerja, kita tetap ngaji, kan besok kita ada pengajian," kata Fardian.
Da' i Ahlul Sunnah Waljama'ah merupakan forum da'i yang anggotanya tersebar di seluruh Indonesia.
Jumlah anggota mereka mencapai lebih dari lima ribu orang. Selama ini, kegiatan mereka antara lain memberikan tausiyah di pengajian-pengajian.
Sebelumnya, juru bicara Front Pembela Islam Munarman mengatakan tidak bisa menjamin demonstrasi ormas Islam pada Jumat (4/11/2016) nanti aman. Menurutnya hanya Allah yang dapat memberikan jaminan.
"Yang menjamin Allah, Allah yang mengundang, menggerakkan umat ini adalah Allah, yang mensponsori adalah Allah," kata Munarman di Hotel Ambhara Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2016).
Munarman berharap publik jangan membuat opini seakan-akan demonstrasi untuk mendorong penegak hukum menuntaskan kasus Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai upaya untuk menciptakan kerusuhan.
"Kalau teman-teman media selalu membuat framing pemberitaan untuk acara tanggal empat itu dari sisi kericuhannya, maka yang akan melekat dibenak masyarakat awam tanggal empat itu adalah bahwa acara kalau empat itu adalah acara rusuh, jadi saya minta dengan sangat supaya media justru melakukan pemberitaan yang sejuk, bawah ini aksi damai," katanya.
Kendati tidak dapat menjamin aman, Munarman mengatakan akan tetap mengupayakan agar aksi nanti berjalan damai.
"Jadi jangan dituntut kita menjamin keamanan, yang menjamin kehidupan manusia adalah Allah bukan manusia, manusia itu hanya bisa membuat rencana dan kita pastikan dengan koordinasi yang sangat intensif dari aspek pengamanan maupun internal, baik internal maupun eksternal dengan pihak keamanan aparatur negara, kita sudah intensif komunikasinya," kata Munarman.
Polisi dan tentara telah bersiaga untuk mengantisipasi semua kemungkinan.
Baca Juga: Da'i Ahlul Sunnah Waljama'ah Tolak Demo 4 November, Kenapa?
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China