Suara.com - Commuter Line seluruh jalur di Jabodetabek beroperasi normal saat demo besar kelompok anti Ahok, Jumat (4/11/2016) besok. Sebab beredar kabar Commuter Line akan terganggu.
“Menanggapi sejumlah isu di media sosial yang menginformasikan bahwa pada tanggal 4 Nov 2016 KRL tidak berhenti di sejumlah Stasiun seperti Juanda, Gondangdia dan Cikini, PT KAI Commuter Jabodetabek menghimbau kepada seluruh pengguna jasa bahwa informasi tersebut tidak benar,” kata Vice President Corp Communication, Eva Chairunisa dalam pernyataannya, Kamis (3/11/2016) siang.
Lanjut Eva, terkait informasi rencana aksi unjuk rasa yang akan berlangsung pada esok hari di seputaran Istana Negara, Balai Kota, dan Gedung DPR, untuk tetap menjaga situasi Stasiun dan KRL tetap kondusif PT KCJ mengerahkan sejumlah personil keamanan tambahan di delapan titik stasiun antara lain Juanda, Gondangdia, Manggarai, Tebet, Sudirman, Palmerah, Tanah Abang, dan Bekasi.
“Sebagai contoh pengamanan di Stasiun Juanda. Dari semula 14 personil keamanan, menjadi 34 personil. Begitupun di 7 stasiun lainnya akan menyesuaikan. PT KCJ menghimbau para pengguna jasa agar selalu mengikuti tata tertib untuk kenyamanan dan keamanan bersama,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan