Suara.com - Bentrokan antara pendemo dengan aparat yang terjadi di depan Istana Negara RI Jum'at (4/11/2016) malam tidak hanya mengakibatkan jatuhnya korban luka. Akan tetapi juga mengakibatkan kerugian materiil yang cukup signifikan.
Sebelumnya, beberapa anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka akibat bentrok. Dan kini, sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi dilaporkan mengalami kerusakan. Tercatat, ada 18 kendaraan yang mengalami kerusakan berbeda.
Sebagian besar kendaraan yang mengalami kerusakan merupakan kendaraan dinas dan operasional TNI - Polri. Sisanya merupakan kendaraan pribadi yang diparkir berjejer di sekitar lokasi.
Berikut daftar kendaraan yang mengalami kerusakan akibat bentrok pendemo dengan aparat beberapa waktu lalu.
1. Ford Sound Sabhara No.Pol. 5033-28VII rusak kaca samping kanan pecah;
2. Ford Barier Sabhara No.pol. 5009-28VII pecah kaca samping kanan bagian belakang terbakar;
3. Truk Barier No.pol. 1034-28VII dibakar hangus;
4. Ford Barier (No.pol. tdk diketahui hangus terbakar);
5. Ford SPKT No.Pol. 25-VII kaca depan samping kiri pecah;
6. Ambulance Biddokkes No.Pol. 2220-VII kaca belakang dan samping kanan pecah;
7. Ford Korbrimob No.Pol. 1919-14 kaca depan kiri pecah;
8. Xtrail TNI No.pol 501-03 kaca depan pecah;
9. Mazda Lantas No.Pol. 121878-VII kaca belakang pecah;
10. Hyundai No.Pol. B-1301-RFP kaca belakang pecah;
11. Lancer No.Pol. 1203-VII kaca belakang pecah;
12. Avanza No.Pol. 12022-VII kaca belakang pecah;
13. Everest No.Pol. B-1694-TJB kaca belakang pecah;
14. Lancer B-1561-QH kaca belakang pecah;
15. Pajero No.Pol. B-1816-RFD kaca belakang pecah;
16. Ford S Sarpras No.pol. 2274-07 Pecah kaca belakang;
17. Hyundai Nopol B-1470-RFP pecah kaca belakang;
16. Lancer Nopol 2-28VII pecah kaca belakang;
17. Fortuner Nopol B-1572-EA pecah kaca belakang;
18. Ford TNI Nopol 14-34 pecah kaca samping kanan belakang.
Berita Terkait
-
Bikin Warga Resah! Polisi Ungkap Pemicu Bentrokan Ormas dan Matel di Cengkareng
-
Viral! Detik-Detik Bentrok Ormas BPPKB Banten vs Debt Collector di Cengkareng, Bawa Bambu dan Batu
-
Di Balik Tragedi Ojol Affan: Rocky Gerung Ungkap Elemen Tersembunyi dalam Kerusuhan Jakarta
-
Bentrok, Rocky Gerung: Akumulasi Frustrasi di Balik Tragedi Kematian Driver Ojol Affan
-
Lawan Gas Air Mata Polisi, Lagu Tanah Airku Menggema dari Massa Pelajar: Kalian Harus Dengar Ini!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin