Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengatakan jika para demonstran telah membubarkan diri di sekitar Istana Merdeka. Kondisi sekarang sudah berlangsung kondusif.
"Sudah selesai di sini massa sudah bubar," kata Iriawan saat ditemui di depan Istana, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016) malam.
Dia sendiri belum memastikan adanya massa pendemo yang bergerak ke Gedung MPR/DPR RI. Namun, kata Iriawan, ratusan personel polisi telah berjaga-jaga.
"Belum dapat keterangan pasukan sedang bergerak di DPR, 100 (personel)," imbuhnya.
Katanya, Wakapolda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Suntana dan Pangdam Jaya Mayjen Teddy Lhaksmana tengah mengecek situasi di gedung DPR.
Lebih lanjut, Iriawan mengataan ada sebanyak 4 mobil yang dibakar terkait aksi demo yang berakhir ricuh tersebut
"Mobil kita 3-4 mobil dibakar, nggak apa-apa, biar tahu kalau mereka anarkis," katanya.
Selain itu, Iriawan mengatakan ada juga korban yang mengalami luka-luka. Namun, dia belum bisa memastikan siapa saja korban yang luka-luka tersebut.
"Yang luka 6 sampai 8 orang, belum bisa dipastikan," katanya.
Iriawan juga mengaku belum memastikan penyebab terjadinya bentrokan antara pihak keamanan dengan massa pendemo yang menuntut petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait kasus dugaan penistaan agama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?