Suara.com - Kepolisian Jepang menangkap seorang lelaki paruh baya yang diduga menjilat dan menggigit kaki seorang perempuan selama 30 menit, demikian dikatakan kepolisian, Selasa (8/11/2016).
Polisi Kyoto mengatakan, Akira Nishiyama (56), si lelaki paruh baya, diduga membujuk seorang perempuan muda berusia 20 tahun pada bulan Juli lalu, untuk duduk di belakang setir mobilnya. Akira berpura-pura meminta bantuan si perempuan untuk memeriksa sistem pengereman mobilnya.
Akira lalu memegang kaki kanan si perempuan, melepas sandalnya, lalu menjilat telapak kakinya. Perempuan yang tidak disebut namanya itu, mengaku kepada polisi bahwa Akira memegangi pergelangan kakinya, sehingga ia tidak bisa melepaskan diri, demikian dilansir Asahi Shimbun.
Akira dilaporkan dan lelaki tua itu ditangkap pada Senin (7/11/2016) dengan tuduhan pelecehan seksual.
Sejumlah kasus serupa juga dilaporkan pernah terjadi di kawasan tersebut sejak tahun 2012. Selama ini, polisi memburu si pelaku, yang mendapat julukan "si penjilat kaki".
Lansiran Asahi Shimbun, Akira terkadang menggigit tumit korbannya dan mengucapkan "terima kasih" sebelum melepaskan si korban setelah beraksi selama 30 menit.
Dikutip dari Sankei Shimbun, korban terakhir Akira berhasil merekam peristiwa yang ia alami dengan smartphonenya. Ia juga mengingat nomor mobil si lelaki sebelum akhirnya melapor kepada polisi. (AFP)
Berita Terkait
-
Kiai Pekalongan Ditahan Kasus Pencabulan, Para Santri Malah Nangis dan Berebut Cium Tangan
-
Pimpinannya Ditangkap Kasus Dugaan Pencabulan Santri, Padepokan Padang Ati Minta Berita Ditakedown
-
Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Kiai Ashari Pati TSK Kasus Pelecehan Tak Punya Kamar Tetap, Diduga Jadi Strategi Dekati Santriwati
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total