Suara.com - Walau agenda kampanyenya ditolak kelompok warga di sejumlah tempat, calon gubernur Jakarta petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak merasa terdzolimi. Ahok tetap optimistis perjalanannya ke pilkada Jakarta tanggal 15 Februari 2017 berjalan lancar.
"Saya bukan orang yang selalu bilang saya prihatin. Saya terzolimi? Nggak. Saya bukan orang model begitu. Saya bukan orang yang ngomong seperti itu," ujar Ahok di kediamannya, Perumahan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, Kamis (10/11/2016) malam.
Bagi Ahok penolakan warga merupakan bagian dari resiko yang harus diterima seorang pemimpin.
"Kita bernegara nggak ada istilah dikasihani. Kita bicara bagaimana membangun bata dinding rumah Pancasila dengan segala konsekuensi," kata Ahok.
Penolakan kelompok warga makin frontal setelah demonstrasi 4 November atau setelah dia dituduh menistakan agama.
Penolakan, antara lain terjadi di Lenteng Agung di Jakarta Selatan dan Kebon Jeruk di Jakarta Barat.
Ahok berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat didukung oleh PDI Perjuangan, Hanura, Gerindra, Nasdem, dan PPP kubu Djan Faridz.
Mereka menghadapi pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang diusung Demokrat, PKB, PAN, dan PPP kubu Romahurmuziy. Kemudian pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang diusung Gerindra dan PKS.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis