Suara.com - Doa spesial dipanjatkan Marc Marquez kepada kompatriotnya dari Spanyol yang segera memulai petualangan baru bersama Ducati, Jorge Lorenzo.
Pebalap Repsol Honda itu mendoakan Lorenzo gagal bersinar dengan tim barunya. Alasan utama dari doa 'buruk' yang dipanjatkan The Baby Alien ini cukup sederhana.
Dia hanya berharap bisa mengurangi tensi persaingan meraih gelar juara dunia musim depan, jika Lorenzo gagal mendapatkan motor yang kompetitif.
"Saya berharap dia kurang kuat dibanding saat di Yamaha! Jika tidak, maka itu akan sangat menyulitkan saya (dalam persaingan merebutkan gelar juara dunia)," kata Marquez, 23 tahun.
"Apakah saya akan mendoakan yang terbaik untuk dia, tidak! Saya berdoa dia mengalami kesulitan dengan Ducati, karena jika tidak itu akan menambah kesulitan buat saya."
"Saya berdoa semoga dia menikmati tunggangan baru di Ducati. Tapi, jika dia lebih kuat daripada saat di Yamaha, maka akan sangat sulit mengalahkannya. Jadi, kita lihat saja nanti," pungkas Marquez.
Lorenzo dan Marquez telah mendominasi persaingan meraih gelar juara dunia dalam lima musim terakhir. Tercatat, Marquez meraih tiga gelar, sedangkan Lorenzo dua gelar. (Crash)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
-
Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana