Suara.com - Marc Marquez tidak ingin lagi mengingat perseteruannya di luar trek dengan Valentino Rossi. Pebalap Repsol Honda itu mengungkapkan kini hubungannya dengan Rossi sudah mulai mencair.
Sebelumnya, seperti diketahui, Rossi dan Marquez sempat terlibat 'perang dingin'. Perisitiwa ini tepatnya terjadi musim lalu saat kedua pebalap terlibat persaingan sengit di dalam lintasan.
Puncaknya adalah saat Rossi terlibat benturan dengan Marquez di Sirkuit Sepang, Malaysia. Dalam insiden itu, Rossi dituduh sengaja menendang Marquez hingga terjatuh.
Akibatnya, Rossi dihukum start dari belakang saat balapan terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Padahal, Rossi saat itu sangat membutuhkan kemenangan guna amankan peluang raih gelar juara dunia.
Namun, Rossi gagal jadi juara dunia setelah hanya finis di posisi keempat, dan gelar juara dunia pun jadi milik rekan setimnya, Jorge Lorenzo.
Kegagalan ini berimbas ke luar lintasan. Rossi menuding Marquez sengaja membantu Lorenzo menjadi juara dunia atas dasar rasa 'persaudaraan' sesama anak bangsa Spanyol.
Kini, Marquez menyebut hubungannya dengan Rossi tidak sepanas dulu, walaupun terlihat masih ada jarak antar keduanya.
"Hubungan dengan Rossi telah membaik. Kini, setidaknya kami telah bersikap profesional dan terjalin hubungan yang ramah," kata Marquez, 23 tahun. (Cadenaser)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah