Mantan Wakil Presiden RI, Hamzah Haz tidak mau berkomentar banyak terkait penetapan Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Kata dia, dirinya tidak lagi mengurus hal-hal seperti itu, dan membuat aparat penegak hukum untuk memprosesnya.
"Saya nggak nguru gitu-gitu lagi, biarkan saja," kata Hamzah Haz saat diminta tanggapannya atas penetapan Ahok sebagai tersangka di kediamannya di Jalan Patra Kuningan XV, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2016).
Diketahui, saat Ahok ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polri, saat bersamaan juga, Hamzah Haz menerima kunjungan Anies Baswedan dan beberapa tokoh PPP di rumahnya. Kata dia, kedatangan Anies hanya untuk bersilaturahmi dan berdiskusi tentang situasi negara saat ini.
"Ingin ketemu saya, ingin ketemu silaturahmi. Dan saya sudah kemukakan saran-saran saya. Sudah begitu," katanya.
Menurutnya, saat ini kondisi Indonesia sudah tidak tak menentu di setiap sisinya. Dari segi ekonomi, Indonesia mengalami kemiskinan begitu pula dengan akhlak.
"Saran bagaimana kita memberikan kejelasan bangsa Indonesia, bangsa Indonesia ini kenapa sekarang miskin harta dan miskin ahlak," katanya.
Dia pun membantah kalau kedatangan Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut untuk meminta dukungan dari dirinya.
"Kalau dukungan itu nanti ya. Ya nanti itu bagaimana Allah menggerakan tangan saya. Waktu pemilihannya, waktu pilkadanya bagaimana Allah menggerakan tangan saya," kata Hamzah Haz.
Baca Juga: Anies Baswedan Sambangi Kediaman Hamzah Haz
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan