Suara.com - Direktur Olahraga Ducati Corse, Pablo Ciabatti, mengaku puas dengan performa pebalap barunya, Jorge Lorenzo. Juara dunia tiga kali MotoGP itu membuyarkan anggapan akan kesulitan dengan motor Ducati.
Sebelumnya, banyak yang berasumsi gaya balap Lorenzo tidak cocok dengan karakter motor Ducati. Namun, dugaan itu dijawab Lorenzo dengan jadi yang tercepat di hari pertama tes musim dingin MotoGP 2017.
Lorenzo membukukan waktu tercepat 1 menit 31,052 detik. Catatan ini terpaut 0,122 detik lebih lambat dari penggantinya di Yamaha, Maverick Vinales, dan 0,102 detik dari Valentino Rossi yang menempati urutan kedua.
"Ini bukan kejutan bagi Jorge," kata Ciabatti. "Dia tersenyum lebar saat kembali ke garasi setelah putaran-putaran awal. Dia rileks dan menyadari ini Ducati, motor yang berbeda dengan Yamaha, tapi ini bukan sesuatu dari dunia lain."
"Hari pertama petualangannya bersama kami sangat positif bagi kedua belah pihak. Jorge membayar kepercayaan kami dengan baik," lanjut Ciabatti.
Lorenzo masih akan menjalani tes satu hari lagi bersama Ducati, hari ini. Setelah itu, dia tidak diizinkan menunggangi Ducati Desmosedici GP16 sampai kontraknya dengan Yamaha berakhir pada 31 Desember 2016. (Drivespark)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan