Suara.com - Polisi Lalu Lintas (Polantas) Bengkalis, Provinsi Riau bernyanyi untuk menghibur para pengendara yang terjaring Operasi Zebra yang dipusatkan di Jalan Ahmad Yani Kota Bengkalis.
"Dalam Operasi Zebra ini, pelaksanaannya dengan cara humanis dan tidak arogan. Intinya kami berupaya untuk memberikan simpati pada masyarakat sesuai perintah kapolri, sehingga dengan humanis ini, kami menghibur mereka yang terjaring razia dengan bernyanyi," kata Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Rahmad C Yusuf, Kamis (17/11/2016).
Menurut dia, biasanya mereka yang terkena razia merasa kurang senang dan memberikan berbagai alasan serta bermuka muram, sehingga perlu dihibur.
Tujuan dari nyanyian tersebut, katanya lagi, agar pengendara sadar bahwa penyebab terjaring razia tersebut karena kesalahan dan kelalaian pengendara itu sendiri.
"Untuk razia Operasi Zebra ini, kami memang merangkul pihak terkait, seperti Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, TNI serta pihak Kodim di sini," katanya pula.
Dia menjelaskan, dalam Operasi Zebra tersebut tanpa pandang bulu, siapa pun yang melanggar aturan tetap akan ditilang, dan sebanyak 21 pengendara yang ditilang hari ini satu di antaranya anggota polisi.
Operasi Zebra yang dilakukan tersebut berlangsung aman dan kondusif, bahkan polantas juga menilang satu anggota kepolisian.
Untuk menghibur para pengendara yang ditilang tersebut, personel polantas menyanyikan lagu "Jangan Ngarep" dari Charly yang liriknya diubah berisikan imbauan serta pesan bagi pengendara. [Antara]
Baca Juga: Polisi dan FPI Kompak Razia Minuman Keras di Cikarang
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan