Suara.com - Polsek Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengajak ormas FPI merazia minuman keras di Jalan Gatot Subroto No 136 RT02/RW01, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara.
"Dalam razia ini dilakukan penyitaan ratusan botol minuman keras dari berbagai merek," kata Kepala Subagian Humas Polresta Bekasi AKP Endang Longla di Kabupaten Bekasi, Minggu (11/9/2016).
Dalam razia itu, FPI dan polisi sama-sama menjadi pempimpin aksi itu. Dalam operasi juga dilakukan pemeriksaan saksi yang berstatus karyawan toko tersebut di antaranya Yanto Sutorto (31) dan Asep Mulyono (18).
Guna pemeriksaan, polisi juga menangkap HD selaku pemilik toko. Serta meminta keterangan kepada Slamet Rianto (41), Ketua RT01/RW01, Kampung Pilar, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara.
Ia menambahkan pemeriksaan kepada ketua RT dan pemilik ini untuk menghimpun informasi terkait minuman keras yang saat ini terjual bebas di wilayah hukumnya.
Dalam pemeriksaan pemilik dan saksi maupun ketua RT ini baru sebatas penghimpunan informasi. Ini dilakukan untuk membuka peran utama dalam mendistribusikan peredaran minuman keras.
"Kegiatan ini juga dalam memperingati Idul Adha 2016, mengurangi tindak kriminalitas yang disebabkan oleh minuman keras, dan juga bentuk penyadaran kepada masyarakat," ujarnya.
Lanjut Endang menjelaskan kegiatan ini bersifat positif dalam hal penindakan dan pemberantasan minuman keras.
FPI merupakan organisasi yang dikenal dengan kontroversi dan tindakan intoleran. FPI kerap melakukan sweeping sepihak hiburan malam di Jakarta menjelang Ramadan. Dalihnya menegakan ajaran agama. Namun aksi itu disertai kekerasan. Saat ini, FPI tengah populer karena aksinya menolak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali memimpin Jakarta. Isu yang diangkat FPI adalah SARA. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?