Suara.com - Ratusan peserta Parade Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya berasal dari Jakarta, namun juga ada yang berasal dari luar Jakarta. Rentang usia pesertanya juga beragam, dari usia remaja hingga lansia.
Salah satu nenek dari Bandung bernama Maryah (62) menceritakan bahwa dirinya tak mengerti acara Parade Bhinneka Tunggal Ika. Ia hanya diajak oleh tetangganya dari Bandung karena diiming-imingi uang sebesar Rp 100.000.
"Nggak tau pokoknya disuruh ikut aja, katanya dikasih duit ya sekitar Rp 100 ribu," ujar Maryah di lokasi.
Hal yang sama juga dikatakan nenek Dina (60) warga asal Bandung. Nenek Dina menuturkan dirinya dan warga di daerah tempat ia tinggal mengaku diajak oleh tetangganya karena diiming-imingi uang sebesar sekitar Rp 100 ribu.
Namun dirinya mengaku senang. Sebab selain dibayar, dirinya bisa sekaligus jalan-jalan ke Jakarta.
"Kita mah nggak tau, yang penting ikut saja. Katanya dibayar Rp100 ribuan lah, sekalian jalan-jalan," jelas nenek Dina.
Sementara itu, Ambar, salah satu satu warga Menteng Jakarta Pusat, mengaku dirinya juga tak mengetahui tujuan acara tersebut. Ia pun hanya diajak oleh tetangganya untuk mengikuti pawai dan mendapat bayaran Rp50 ribu.
"Tadi pagi saya diajak sama tetangga katanya cuma pawai. Kita dapat makan satu kali. Nanti selesai acara dikasih Rp50 ribu buat transport," kata dia.
Dalam parade tersebut, hadir pula Juru Bicara Teman Ahok Singgih Widiyastomo dan Anggota Komisi II DPR Budiman Sudjatmiko serta pendiri lembaga survei Cyrus Network Hasan Hasbi.
Parade Bhineka Tunggal Ika menampilkan orasi, kesenian tradisional dan doa bersama yang dipimpin lima pemuka agama dari Agama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu dan Budha serta aksi longmarch yang juga menampilkan kesenian tradisional.
Berita Terkait
-
Bhineka Tunggal Ika: Menelusuri Sejarah Masuknya Kristen Ortodoks ke Indonesia
-
Bhinneka Tunggal Ika! Seruan Paus Fransiskus di Hadapan Puluhan Ribu Umat di GBK
-
Paus Fransiskus Tiba di Indonesia, Disambut Buket Bunga 'Bhineka Tunggal Ika'
-
President University Perkenalkan Budaya Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika di East-West Center AS
-
Meriah! Bhineka Tunggal Ika Hiasi Opening Ceremony Asian Games 2022 Hangzhou
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji