Suara.com - Juara dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo, mengaku tak menyangka penggantinya di Movistar Yamaha, Maverick Vinales, bisa begitu cepat beradaptasi.
Seperti diketahui, Vinales tampil dominan pada debutnya bersama Yamaha saat tes selama dua hari di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 15-16 November lalu.
"Saya terkejut dengan catatan waktu dan adaptasi Maverick bersama motor Yamaha," kata Lorenzo, 29 tahun. "Begitu juga dengan (Johann) Zarco dan (Jonas) Folger bersama tim satelit Yamaha."
"Saya rasa juga, Aprilia bersama Aleix (Espargaro) punya banyak potensi dan mungkin mereka bisa naik podium di masa mendatang," lanjut Lorenzo.
Tahun 2016 menjadi musim terakhir Lorenzo bersama Yamaha. Dia memutuskan mencari tantangan baru di Ducati mulai musim depan setelah sembilan musim bersama Yamaha--sejak 2008.
Dia telah memulai debutnya bersama Ducati saat tes di Valencia lalu. Namun, dia tidak diizinkan mengikuti tes privat bersama Ducati di Sirkuit Jerez, Spanyol, pekan ini oleh pihak Yamaha.
Pabrikan motor asal Jepang itu beralasan, Lorenzo masih terikat kontrak dengan mereka hingga 31 Desember mendatang.
Lorenzo baru bisa kembali menjajal motor Ducati pada akhir Januari tahun depan dalam tes resmi lanjutan MotoGP musim 2017 di Sirkuit Sepang, Malaysia. (Autobild)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin