Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, mematok target mencapai babak semifinal di turnamen Hongkong Open Super Series 2016. Di turnamen yang berlangsung di Hongkong Coliseum itu, Praveen/Debby turun sebagai unggulan dua.
Praveen/Debby mengatakan target itu mereka patok melihat pencapaiannya di tahun lalu. Pada Hongkong Open 2015, Praveen/Debby terhenti di babak perempat final dari pasangan Cina, Zhang Nan/Zhao Yunlei.
"Kalau melihat hasil sebelumnya kami sampai di perempat final. Di sini kami targetin ke semifinal dulu. Target awalnya di situ dulu kalau sudah semifinal baru kami lihat lagi," ujar Praveen.
Praveen/Debby sendiri sukses melaju ke babak kedua usai menang atas pasangan Korea Selatan, Kim Jae Hwan/Lee So Hee, 21-15, 21-12, di babak pertama, kemarin.
"Tadi penyesuaian lapangan lumayan cepet juga dan mainnya juga sudah sesuai dengan ritme kami. Lawan juga kan kebetulan baru berpasangan, jadi masih bisa kami atasi," kata Debby.
Di babak kedua, Kamis (23/11/2016), Jordan/Debby akan berhadapan dengan pasangan Yugo Kobayashi/Misaki Matsutomo dari Jepang. Kobayashi/Matsutomo juga merupakan pasangan yang baru diduetkan.
Kobayashi merupakan pemain spesialis ganda putra, sedangkan Matsutomo merupakan peraih medali emas ganda putri di Olimpiade Rio 2016 lalu.
"Buat menghadapi lawan berikutnya, kami akan jaga kondisi dan harus lebih fokus lagi," pungkas Praveen.
Baca Juga: Lebih dari 4.500 Anak di Zimbabwe Putus Sekolah untuk Menikah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China