Suara.com - Calon wakil gubernur Jakarta nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat, kampanye di Jalan Ali Sadikin, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (23/11/2016). Dia datang ke Posko Forum Peduli Kebersihan.
Djarot langsung masuk ke dalam posko disusul oleh tim yang kebanyakan berpakaian kemeja kotak-kotak berwarna merah khas kampanye Ahok-Djarot. Selain itu, banyak pula pendukung berpakaian dengan simbol PDI Perjuangan.
Seorang warga bernama Ria terlihat enggan masuk ke dalam posko.
Usut punya usut, ternyata karena dia memakai baju berwarna kuning dan hitam. Ria mengira yang bisa masuk ke dalam posko hanya mereka yang berbaju warna merah.
"Saya kan baju kuning. Takutnya nggak boleh masuk kalau nggak pakai baju merah. Soalnya banyak itu yang baju merah," kata Ria.
Ria sebenarnya ingin sekali berfoto bersama Djarot. Tapi karena dia pakai baju warna kuning, akhirnya mengurungkan niat.
Tetapi akhirnya keinginannya terpenuhi. Seorang tim menawarkan pin Ahok-Djarot kepada dia.
"Ini pinnya bu. Masuk saja bu, nggak apa-apa, kok," kata pendukung Ahok-Djarot.
"Emang nggak apa-apa ya mbak? Saya bajunya kuning lho, bukan merah. Nggak deh, nunggu di luar saja," kata Ria.
Ria kemudian mengatakan selama ini mengakui prestasi kepemimpinan Ahok dan Djarot. Itu sebabnya, dia akan memilih mereka pada tanggal 15 Februari 2017.
"Kinerjanya sih lumayan. Setidaknya ada buktinya. Saya mungkin pilih ini saja. Kalau dua orang itu (Agus Harimurti Yudhoyono dan Anies Baswedan) saya belum lihat hasilnya," ujar Ria.
Menurut Ria, Djarot adalah kandidat pertama yang datang ke kampungnya.
"Baru Pak Djarot. Kalau yang lain belum kesini," kata Ria.
Berita Terkait
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
PDIP Pasang Badan untuk Pandji, Djarot: Negara Jangan Mudah Tersinggung Oleh Kritik
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Djarot 'Ngamuk': Korupsi Segede Gajah Lewat, Kenapa Hasto dan Tom Lembong yang Cuma 'Kutu' Dihajar?
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako