Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menerima pengaduan masyarakat di Rumah Pemenangan Tim Basuki-Djarot atau dikenal dengan Rumah Lembang, Menteng, Jakarta, Kamis (1/12/2016).
Kedatangan Djarot menggantikan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang seharusnya memiliki jadwal menerima pengaduan warga di Rumah Lembang.
Hari ini Ahok memenuhi pemanggilan penyidik Badan Reserse Kriminal Polri, Kamis (1/12/2016). Ahok dipanggil penyidik setelah Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Ahok sebagai tersangka dinyatakan lengkap atau P21.
Sebelum memulai, acara didahului doa yang dipimpin Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi DPP PPP kubu Djan Faridz Akhmad Gojali Harahap. Dalam doa tersebut juga dikhususkan kepada Ahok, agar masalah yang dihadapi Ahok segera selesai.
"Kami bersama -sama di sini berjuang bersama memenangkan paslon kami Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Ya Allah, Tuhan kami perjuangan ini berat, permudahlah perjuangan kami, langkah kami, urusan kami," ujar Akhmad saat memimpin doa di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta, Kamis (1/12/2016).
"Tuhan kami hari ini paslon kami diuji dicoba maka jauhkanlah ya Allah permasalahan itu dari paslon Basuki Tjahaja Purnama. Lepaskanlah dia dari permasalahan yang dituduhkan pada beliau, niat paslon kami untuk kejayaan Indonesia. Allah Tuhan kami, kami mohon pertolonganmu," sambungnya.
Tak hanya itu, Akhmad berharap Pilkada DKI Jakarta dapat berlangsung damai dan berjalan lancar dan pasangan Ahok-Djarot dapat memenangkan Pilkada DKI Jakarta.
"Pilkada ini yang damai, sejuk, tenang dan InsyaAllah dan memenangkan paslon kami dukung. Kami yakin percaya Allah Maha Adil, Maha Bijaksana dan Maha Kasih Sayang. Allah Tuhan kami, kami mohon ampunani lah kami," kata Akhmad yang diamini masyarakat yang hadir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!