Suara.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyambut baik proses hukum calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang berjalan dengan cepat.
Hal ini menyusul pelimpahan berkas tahap dua ke Kejaksaan Agung oleh penyidik Badan Reserse Kriminal Polri terkait kasus dugaan penistaan agama.
"Kita sudah nggak ada ada masalah, semakin cepat ini masuk proses persidangan semakin baik," ujar Djarot di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta, Kamis (1/12/2016).
Tak hanya itu, mantan Wali Kota Blitar itu juga berharap kasus yang menyeret Ahok berlangsung secara terbuka seperti kasus Kopi Maut Wayan Mirna Salihin dengan tersangka Jessica Kumala Wongso.
"Kita berharap persidangan itu bisa secara terbuka kalau dibuat live seperti kasusnya Jessica. Sehingga warga nggak usah datang ke pengadilan cukup nonton dari rumah masing-masing meskipun kita juga sudah prediksi bahwa prosesnya demikian sangat cepat," katanya.
Oleh karena itu, Djarot tetap menghormati proses hukum yang ada.
"Kita hormati proses hukum sekarang, misalkan apa ini ada kaitannya," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat