Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono akan mencegah kasus "dana siluman" terulang dalam alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DKI Jakarta.
"Secara umum prinsipnya saya dan Mpok Sylvi akan menyelenggarakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, berintegritas. Tentu hal itu disertai proses 'check and balances' yang benar," ujar Agus disela-sela kampanyenya di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis.
Agus mengatakan, proses "check and balances" atau saling mengontrol harus dilakukan antarlembaga pemerintahan termasuk dengan DPRD.
Selain itu, seluruh kegiatan pemerintahan yang berhak diketahui publik akan dilaksanakannya secara transparan.
Sementara itu, terkait kasus "dana siluman" dalam pengadaan "uninterruptible power supply" di masa kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Agus mengaku akan mempelajarinya lebih lanjut.
"Tentu nanti akan saya pelajari secara rinci apa saja yang menjadi kasus di Jakarta. Saya akan melihat keseluruhan," ujar Agus yang hadir di Tanah Abang didampingi politikus PPP Abraham Lunggana atau yang akrab disapa Haji Lulung. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan