Suara.com - Demonstrasi, Jumat (2/12/2016) hari ini bukan hanya dilakukan oleh massa anti Basuki Tjahaja Purnama. Kelompok buruh pun akan unjuk rasa.
Catatan Polda Metro Jaya, aksi unjuk rasa akan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB. Jumlah pengunjuk rasa mulai dari 1.000 sampai 500.000 orang.
Berikut daftarnya:
Pukul 08.00 WIB di Lapangan Silang Monas
Ada kelompok GNPF-MUI. Jumlah pendemo 500.000. Mereka akan zikir bersama dan Salat Jumat. Mereka protes kasus penistaan agama Ahok.
Demo jenis yang sama juga akan dilakukan kelompok bernama Forum Syuhada Indonesia. Jumlah pendemo sampai 1.000 orang. Laskar Merah Putih juga akan unjuk rasa, ada 500 orang yang ikut dari kelompok itu. Demo akan dilakukan sampai pukul 13.00 WIB.
Pukul 08.00 WIB di Patung Kuda Indosat
Ada buruh KSPI yang jumlahnya 20.000 akan berdemo menuntut penaikan upah 15-20 persen.
Pukul 13.00 ada kelompok Gerakan Selamatkan NKRI dengan massa 1.000 orang. Mereka menunut MPR mengembalikan UUD 1945 yang asli.
Berita Terkait
-
Tiba di Jakarta, Massa Aksi Damai 2 Desember Bermalam di Istiqlal
-
Bupati Sleman: Selain Berdoa, di Jakarta Warga Juga Bisa Rekreasi
-
Ke Luar Negeri, Fahri dan Fadli Tak Ikut Aksi 2 Desember
-
H-1 Aksi 2 Desember, Baru Ada Tempat Wudhu Depan Gedung Indosat
-
Begini Jadwal Commuter Line saat Demo 2 Desember
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'